Notification

×

Iklan

Iklan

Dari Desa Lalang Jaya, Industri Lokal Bangkit Gubernur Kep. Babel Resmikan Pabrik Percetakan Rak Telur, Dorong Ekonomi Berbasis Desa

Selasa, 30 Desember 2025 | Desember 30, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-30T06:16:12Z


BELITUNG TIMUR — SISNETRADIO.COM
Komitmen membangun kemandirian ekonomi daerah kembali ditegaskan dari desa. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur meresmikan Pabrik Percetakan Rak Telur yang berlokasi di Dusun Harapan Jaya, Desa Lalang Jaya, Kecamatan Manggar, Selasa (30/12/2025).

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, didampingi Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, serta Wakil Bupati Khairil Anwar. Hadir pula Ketua DPRD Belitung Timur atau yang mewakili, unsur Forkopimda, jajaran Kejaksaan, Kepala Biro Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, para kepala OPD, Camat Manggar, kepala desa se-Kecamatan Manggar, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama, sebagai ungkapan syukur atas berdirinya industri rakyat yang dinilai strategis bagi penguatan ekonomi lokal.

Industri Desa, Peluang Kerja Nyata


Kepala Desa Lalang Jaya, Artono, dalam wawancara dengan Sisnet Radio, menjelaskan bahwa pabrik percetakan rak telur ini memiliki potensi produksi yang cukup besar apabila telah beroperasi secara optimal.

“Jika berjalan sesuai rencana, dalam kondisi optimal produksi bisa mencapai sekitar dua ribu keping rak telur per jam. Dengan kapasitas tersebut, pabrik ini berpeluang menyerap belasan tenaga kerja dari masyarakat sekitar,” ujar Artono.

Ia menyebutkan nilai investasi pembangunan pabrik mencapai sekitar Rp650 juta termasuk pajak, yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga desa, termasuk melibatkan ibu-ibu rumah tangga.
“Harapan kami, ibu-ibu bisa ikut membantu ekonomi keluarga, mendampingi para bapak-bapak dalam mencari nafkah,” tambahnya.

Namun demikian, Artono menegaskan bahwa jumlah pasti tenaga kerja belum dapat ditentukan.
“Saat ini kami belum bisa menetapkan angka pasti tenaga kerja karena masih menunggu kondisi operasional benar-benar optimal, terutama pada proses penjemuran,” jelasnya.

Terkait bahan baku, ia mengungkapkan bahwa pihak desa telah menjalin komunikasi dengan pemasok.
“Alhamdulillah, bahan baku sudah siap. Namun mesin yang digunakan di sini berbeda dengan mesin di Tanjungpandan, karena tidak bisa mengolah kertas biasa,” katanya.

Ke depan, pihak desa juga membuka peluang agar pabrik ini dapat menjadi penampung bahan kardus apabila operasional telah berjalan maksimal.
“Kalau nanti sudah benar-benar optimal, itu memungkinkan. Saat ini kami fokus pada tahap awal operasional,” tutup Artono.

Gubernur: Usaha Rakyat Harus Dijaga


Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan bahwa industri berbasis desa merupakan pilar penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah.
Menurutnya, meskipun peresmian berlangsung di tengah cuaca hujan, semangat membangun dunia usaha tidak boleh surut.

“Ini awal yang baik. Usaha-usaha produktif seperti ini harus kita jaga dan kita dorong karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang profesional dan berkelanjutan agar industri rakyat mampu bertahan dan berkembang.

Bupati Beltim: Inovasi, Bukan Sekadar Meniru


Sementara itu, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, mengajak masyarakat untuk berani belajar dan berinovasi dalam melihat peluang ekonomi di daerah sendiri.

“Belajarlah dan berinovasilah. Jangan hanya meniru. Ini adalah peluang ekonomi besar yang harus kita jaga bersama. Kritik boleh, tapi harus disertai apresiasi dan kontribusi nyata,” ujar Bupati kepada awak media.

Menurutnya, penguatan industri lokal dan UMKM merupakan fondasi penting dalam menciptakan ekonomi daerah yang tangguh dan berdaya saing.

Simbol Kebangkitan Ekonomi Berbasis Desa

Peresmian Pabrik Percetakan Rak Telur di Desa Lalang Jaya menjadi simbol kebangkitan industri rakyat di Belitung Timur. Kehadirannya diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal, serta mendorong kemandirian desa secara berkelanjutan.

Dari Desa Lalang Jaya, pembangunan kembali ditegaskan: bahwa masa depan ekonomi dapat tumbuh kuat dari desa—melalui kerja, inovasi, dan kolaborasi. (S)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update