Notification

×

Iklan

Iklan

Pinang Gading Begawai 2026, Semangat Budaya Tetap Menyala di Tengah Gerimis Pantai Lalang

Sabtu, 16 Mei 2026 | Mei 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-15T22:16:08Z


Sisnet Radio, Manggar
– Suasana gerimis yang menyelimuti kawasan Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Jumat malam (16/5/2026), tidak mengurangi semangat masyarakat dan para pelaku seni untuk menghadiri pembukaan Pementasan Karya Seni Pertunjukan Pinang Gading Begawai 2026.

Nuansa budaya terasa begitu kuat sejak awal acara dimulai. Alunan musik tradisional, tarian khas nusantara, hingga sorak tepuk tangan masyarakat menjadi warna tersendiri yang menghidupkan kembali kawasan wisata Pantai Lalang pada malam itu.

Kegiatan bertema “Merajut Asa dalam Seni Tradisi Nusantara” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, dan dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, pejabat daerah, tokoh budaya, hingga tamu undangan lainnya.

Ketua Sanggar Pinang Gading Manggar, Akhiruddin, menyampaikan bahwa kegiatan tahunan tersebut merupakan bentuk komitmen sanggar dalam menjaga keberlangsungan seni budaya daerah agar tetap dikenal generasi muda.

Menurutnya, sejak berdiri pada tahun 2015, Sanggar Pinang Gading terus berupaya menghadirkan ruang kreativitas bagi anak-anak dan generasi muda melalui berbagai pertunjukan seni tradisional. Saat ini, sanggar tersebut memiliki sekitar 130 anggota dari berbagai kalangan usia.

Tak hanya menjadi panggung budaya, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Mei 2026, juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Puluhan UMKM turut meramaikan kegiatan dengan membuka stan kuliner dan produk masyarakat.

Berbagai penampilan seni turut memeriahkan malam pembukaan, mulai dari tari nusantara, pertunjukan orkestra Pinang Gading, Tari Campak kolosal, hingga penampilan hadrah yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, mengapresiasi upaya Sanggar Pinang Gading dalam menghidupkan kembali aktivitas budaya di kawasan Pantai Lalang.

Ia menilai pelestarian budaya daerah perlu terus dilakukan secara bersama-sama agar tradisi lokal tidak hilang seiring perkembangan zaman. Selain menjadi warisan budaya, kegiatan seni juga diyakini mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap destinasi wisata daerahnya sendiri.

“Kita ingin budaya daerah tetap hidup dan dicintai masyarakat, terutama generasi muda. Jika masyarakat sudah bangga dengan daerahnya sendiri, maka wisata daerah juga akan ikut berkembang,” ujarnya.

Kegiatan Pinang Gading Begawai 2026 menjadi gambaran bahwa seni tradisional masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat, sekaligus menjadi ruang kebersamaan dalam menjaga identitas budaya Belitung Timur.(S)

Sumber informasi: Diskominfo SP Belitung Timur

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update