Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Beltim Siapkan Pembentukan BNN Kabupaten, Perkuat Perang Melawan Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 | Juni 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-22T12:25:27Z


Sisnet Radio | Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Salah satu langkah strategis yang kini dipersiapkan adalah pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belitung Timur.

Rencana pembentukan BNN Kabupaten Beltim terungkap dalam kunjungan kerja Deputi Pencegahan BNN Republik Indonesia, Irjen Pol. M. Zainul Muttaqien ke Kabupaten Belitung Timur, yang berlangsung di ruang kerja Bupati Beltim, Kamarudin Muten, Selasa (16/6/2026).

Dalam audiensi bersama pemerintah daerah, M. Zainul Muttaqien menyampaikan bahwa pembentukan BNN Kabupaten merupakan bagian dari penguatan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus mendukung implementasi Program Astacita Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, pemerintah pusat terus mendorong keterlibatan pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan narkoba melalui berbagai program, termasuk Desa Bersinar (Bersih Narkoba) dan Sekolah Bersinar.


“Alhamdulillah Pak Bupati merespons dengan sangat baik. Beliau akan menerbitkan peraturan bupati terkait program Desa Bersinar dan Sekolah Bersinar di Kabupaten Beltim,” ujar Zainul.

Ia menjelaskan, Pemkab Beltim menunjukkan komitmen kuat dalam menyiapkan pembentukan BNN Kabupaten melalui pola kolaborasi, dengan memanfaatkan fasilitas dan sumber daya yang sudah tersedia.

“Nanti akan ditunjuk perangkat daerah yang mengoordinasikan pembentukan BNN Kabupaten. Kita berkolaborasi dengan pemerintah daerah sehingga tidak harus membangun kantor baru,” jelasnya.

Peredaran Narkoba Masih Menjadi Ancaman Serius

Deputi Pencegahan BNN RI tersebut menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba masih menjadi persoalan besar yang membutuhkan perhatian bersama.

Berdasarkan data BNN, sekitar 294 juta jiwa di dunia tercatat menggunakan narkoba, sementara di Indonesia terdapat ribuan masyarakat yang terdampak hingga menyebabkan kematian akibat penyalahgunaan narkotika.

Ia menilai langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama, karena upaya penyelamatan generasi muda tidak cukup hanya melalui penegakan hukum.

“Penegakan hukum penting, tetapi yang paling utama adalah pencegahan agar masyarakat tidak terjerumus sejak awal,” tegasnya.

Keberadaan BNN Kabupaten nantinya diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI, kejaksaan, bea cukai, hingga berbagai unsur masyarakat.

“BNN bukan hanya milik polisi. Di dalamnya ada banyak unsur yang bekerja bersama. Karena itu dukungan semua pihak sangat diperlukan,” tambah Zainul.

Pemkab Beltim Dorong Ruang Positif Bagi Generasi Muda

Sementara itu, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten menyambut baik rencana pembentukan BNN Kabupaten Beltim. Ia memastikan pemerintah daerah akan segera menyiapkan berbagai langkah agar program tersebut dapat segera direalisasikan.


“Kita akan upayakan secepat mungkin. Sudah saya sampaikan kepada asisten untuk melihat fasilitas yang bisa dimanfaatkan sehingga pembentukan BNN Kabupaten dapat segera berjalan,” kata Kamarudin.

Menurutnya, pencegahan narkoba bukan hanya tugas pemerintah, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat.

Ia menilai generasi muda membutuhkan ruang positif untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan aktivitas yang membangun.

“Salah satu yang sedang kita siapkan adalah kawasan Simpang Lima sebagai ruang aktivitas anak-anak muda. Mereka perlu tempat untuk menyalurkan hobi dan kreativitas secara positif,” ujarnya.

Kamarudin menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana menyiapkan generasi muda sebagai kekuatan utama masa depan Kabupaten Belitung Timur.

Dengan langkah pembentukan BNN Kabupaten Beltim, pemerintah daerah berharap upaya pencegahan narkoba dapat semakin kuat, terkoordinasi, dan mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih aman serta sehat.

(Sisnet Radio – Sumber: DiskominfoSP Beltim)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update