Notification

×

Iklan

Iklan

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 126 Petugas Turun ke Lapangan di Tujuh Kecamatan Beltim

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T11:40:11Z


Manggar, Sisnet Radio – Sebanyak 126 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 mulai melakukan pendataan terhadap masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Kegiatan pendataan yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Beltim menggelar Apel Siaga dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan dengan Apel Bulanan KORPRI di Halaman Kantor Bupati Beltim, Rabu (17/6/2026).

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten mengatakan, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan penting yang akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran.


Menurutnya, data yang diperoleh dari masyarakat dan pelaku usaha akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi ekonomi daerah hingga tingkat desa.

“Semua wajib mendukung sensus ekonomi. Dari data itu kita akan mengetahui bagaimana kondisi perekonomian kita di Beltim. Dengan data tersebut, kepala daerah bisa mengambil langkah dan menentukan kebijakan untuk memperbaiki keadaan,” ujar Kamarudin.

Ia juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), camat, serta kepala desa untuk ikut membantu menyosialisasikan pentingnya pendataan kepada masyarakat.

Bupati memastikan masyarakat tidak perlu khawatir saat menerima petugas sensus karena seluruh petugas memiliki atribut dan identitas resmi.

“Masyarakat cukup menyampaikan data sesuai kondisi sebenarnya. Data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun program pembangunan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Kabupaten Belitung Timur, Syahroni menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang hasilnya akan menjadi bahan penting dalam penyusunan berbagai kebijakan, khususnya di sektor ekonomi.

“Sensus Ekonomi ini bukan hanya milik BPS, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia. Dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting agar pelaksanaan sensus berjalan sukses,” jelas Syahroni.

Ia mengatakan, data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam membuat perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih akurat dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, BPS Beltim menerjunkan 126 petugas yang tersebar di tujuh kecamatan. Petugas akan melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah, termasuk mendata seluruh unit usaha yang ada di Kabupaten Belitung Timur.

“Kami berharap masyarakat dapat menerima kedatangan petugas dan memberikan informasi yang benar, karena hasil dari sensus ini nantinya juga akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Syahroni.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh data yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya sesuai aturan yang berlaku.

BPS Beltim mengingatkan masyarakat dengan pesan sederhana TIR, yaitu Terima kedatangan petugas sensus, Isi data dengan benar sesuai kondisi sebenarnya, dan Rahasia data tetap terjaga.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap tersedia data ekonomi yang kuat sebagai dasar membangun Belitung Timur yang lebih maju dan sejahtera.

(Sisnet Radio – Informasi Masyarakat Beltim)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update