MANGGAR, SISNET RADIO – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Kali ini, kegiatan OPM berlangsung di Taman Kota Manggar, Senin (26/10/2026). Masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Operasi Pasar Murah di Kecamatan Manggar merupakan titik keempat dari rangkaian OPM Kabupaten Beltim Tahun 2026. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Gantung, Simpang Pesak dan Simpang Renggiang.
Tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pelaksanaan OPM di Manggar juga diwarnai dengan penyediaan sarapan gratis bagi masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan.
Bupati: Operasi Pasar untuk Jaga Inflasi
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, mengatakan operasi pasar merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap terkendali sehingga tidak memberikan tekanan berlebihan terhadap inflasi.
“Tujuan utama operasi pasar ini untuk menjaga inflasi supaya tidak tinggi, khususnya harga-harga kebutuhan pokok. Barang yang dijual di sini tidak boleh melebihi batas harga yang sudah ditentukan,” ujar Kamarudin.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi hal positif dalam pelaksanaan operasi pasar. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mengikuti kebijakan dan ketentuan pemerintah pusat dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
“Harapannya masyarakat ramai-ramai datang ke kegiatan ini. Operasi pasar rutin kita laksanakan,” katanya.
Harga Komoditas di Pasar Mengalami Kenaikan
Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Beltim, Tri Astuti Ramadhani Haliza, menjelaskan pelaksanaan OPM mempertimbangkan perkembangan inflasi serta kondisi pasokan komoditas pangan di daerah.
Menurut Tri, salah satu faktor yang turut memengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan adalah musim kemarau yang berdampak terhadap produksi di sejumlah sentra hortikultura, khususnya cabai dan bawang.
Beras juga menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian dalam upaya pengendalian inflasi.
“Latar belakangnya kalau kita melihat perkembangan angka inflasi Belitung Timur semakin naik. Salah satu pemicunya adalah musim kemarau yang memengaruhi produksi di sentra-sentra produksi seperti cabai dan bawang,” jelas Tri.
Kondisi tersebut membuat sejumlah harga komoditas di pasar mengalami kenaikan. Pemerintah daerah kemudian melakukan intervensi dengan menghadirkan kebutuhan pangan dengan harga lebih rendah melalui operasi pasar.
“Antusias masyarakat tinggi pada kegiatan operasi pasar murah ini, karena memang kalau kita perhatikan sekarang harga komoditasnya lagi tinggi. Dan kami di sini menjualnya jauh di bawah harga pasar,” ujarnya.
Berikut Daftar Harga OPM di Manggar
Dalam pelaksanaan OPM di Kecamatan Manggar, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
| Komoditas | Harga |
|---|---|
| Beras Kita Premium 5 Kg | Rp75.000 |
| Bawang Merah | Rp30.000/Kg |
| Bawang Putih | Rp30.000/Kg |
| Cabai Rawit Merah | Rp75.000/Kg |
| Cabai Keriting | Rp75.000/Kg |
| Minyak Kita | Rp14.500/Liter |
| Telur Ayam | Rp1.800/Butir |
Tri mengatakan, berbagai komoditas tersebut mendapat respons tinggi dari masyarakat. Pada pelaksanaan OPM sebelumnya, sejumlah komoditas seperti beras, cabai, bawang dan telur bahkan habis dibeli masyarakat karena ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurutnya, salah satu keuntungan OPM adalah memangkas mata rantai distribusi sehingga komoditas dapat diperoleh masyarakat dengan harga yang lebih rendah.
“Jadi kami sebenarnya memutus rantai distribusi, dari distributornya langsung ke kita di pasar murah. Kalau di pasar mungkin mereka sudah tangan kedua atau ketiga. Jadi manfaatkanlah pelaksanaan operasi pasar ini, mumpung ada harga yang lumayan murah,” kata Tri.
OPM Beltim Berlangsung di Delapan Titik
Rangkaian Operasi Pasar Murah Kabupaten Belitung Timur Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di delapan titik.
Setelah Kecamatan Manggar, pelaksanaan OPM akan dilanjutkan di Kecamatan Kelapa Kampit, Damar dan Dendang, kemudian ditutup di halaman Kantor Bupati Belitung Timur pada 3 November 2026.
Komoditas yang disediakan pada setiap pelaksanaan pada prinsipnya sama, sehingga masyarakat di setiap wilayah memiliki kesempatan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Beltim berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Operasi Pasar Murah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus turut mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.
SISNET RADIO – Informasi Lokal Belitung Timur
Satu Hati Bangun Negeri




