Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, organisasi masyarakat, serta tokoh-tokoh yang berperan dalam pembentukan Belitung Timur.
Dihadiri Berbagai Elemen Penting Daerah
Hadir dalam kegiatan ini:
-
Forkopimda Kabupaten Belitung Timur
-
Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur
-
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Timur
-
Pimpinan instansi vertikal
-
Plt. Asisten dan Kepala Perangkat Daerah
-
Camat se-Kabupaten Belitung Timur
-
Narasumber seminar
-
Mantan Sekda dan Mantan Pj. Sekda Kabupaten Belitung Timur
-
Pimpinan organisasi masyarakat, organisasi pemuda, perwakilan pers/media, LSM, insan pelajar, serta
-
Para tokoh dan hadirin yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Kabupaten Belitung Timur merupakan bagian dari sejarah kolektif seluruh masyarakat.
Atas nama Pemerintah Daerah, Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur, para narasumber, penulis buku, arsiparis, akademisi, dan seluruh pihak yang turut berkontribusi.
Beliau menegaskan bahwa pembentukan Belitung Timur bukan hanya perubahan batas wilayah, tetapi sebuah rangkaian perjuangan panjang yang lahir dari kecintaan masyarakat terhadap keadilan dan identitas daerah.
“Seminar ini penting untuk menelaah kembali arsip-arsip perjuangan yang tersebar dan sebagian mulai terlupakan. Arsip adalah memori kolektif yang memperkuat persatuan dan meluruskan sejarah demi pembangunan Belitung Timur ke depan.”
— Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya penyelamatan dan pelestarian arsip sejarah.
Arsip bukan hanya tumpukan kertas, tetapi bukti perjuangan, identitas daerah, dan dasar kebijakan masa depan. Karena itu, beliau meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk:
-
memperkuat penelusuran dan digitalisasi arsip,
-
meningkatkan aksesibilitas arsip daerah,
-
berkolaborasi dengan ANRI, akademisi, dan berbagai komunitas,
-
memastikan arsip dikelola sesuai standar nasional.
Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan ruang dan penghargaan bagi para tokoh serta pelaku sejarah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Belitung Timur.
Buku yang dibahas dalam seminar ini bukan sekadar dokumentasi sejarah, tetapi memori kolektif masyarakat Belitung Timur. Buku tersebut mengingatkan bahwa setiap pembangunan memiliki akar perjuangan yang tidak boleh dilupakan.
Di akhir sambutannya, Bupati secara resmi membuka kegiatan seminar.
“Dengan penuh rasa syukur, kegiatan Seminar Buku Sejarah Pembentukan Kabupaten Belitung Timur ditinjau dari perspektif arsip secara resmi saya nyatakan dibuka.”
Seminar ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi penguatan identitas daerah, pelestarian arsip sejarah, serta pendidikan generasi masa depan Belitung Timur.(S)




