SisnetRadio.com – Manggar. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur menegaskan bahwa Lomba Karaoke di kawasan Situ Kolong Minyak merupakan bagian dari rangkaian resmi peringatan Hari Jadi Kabupaten Belitung Timur ke-23 Tahun 2026.
Kepala Disbudpar Beltim, Hendri, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana hiburan masyarakat sekaligus upaya menghidupkan atmosfer Bazar UMKM yang berlangsung di lokasi yang sama.
“Kegiatan ini kami arahkan sebagai hiburan publik untuk mendukung suasana bazar, sekaligus memberi ruang ekspresi bagi generasi muda,” ujar Hendri kepada Sisnet Radio.
Hendri menjelaskan, peserta lomba dibatasi dengan pertimbangan efektivitas waktu dan kualitas penyelenggaraan. Adapun batas usia peserta ditetapkan antara 15 hingga 30 tahun, dengan jumlah sekitar 30 peserta.
Pelaksanaan lomba direncanakan berlangsung pada malam hari. Namun, panitia membuka kemungkinan penyesuaian jadwal apabila durasi kegiatan dinilai berpotensi melewati batas waktu yang ideal.
“Kami tidak ingin kegiatan terlalu larut malam. Kalau perlu, dimulai dari sore agar lebih nyaman bagi peserta,” katanya.
Para pemenang lomba karaoke akan mendapatkan uang penghargaan, dengan kategori juara satu hingga tiga. Besaran hadiah masih menunggu finalisasi dari panitia besar menyesuaikan dengan alokasi anggaran.
Lebih lanjut, Hendri menyampaikan bahwa puncak peringatan HUT ke-23 Beltim akan dilaksanakan pada 27 Januari 2026, diawali dengan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Belitung Timur pada pagi hari.
Pada tanggal tersebut, seluruh aparatur sipil negara (ASN) diimbau mengenakan pakaian adat Melayu sebagai simbol penghormatan terhadap identitas budaya daerah.
Sementara pada malam harinya, akan digelar Malam Resepsi HUT Beltim di Lapangan Segitiga Kecamatan Kelapa Kampit, mulai pukul 19.30 WIB.
Rangkaian pendukung lainnya meliputi lomba mewarnai bagi pelajar yang dikoordinasikan Dinas Pendidikan dengan tema figur HAS Hanandjoeddin, yang tengah diusulkan sebagai Pahlawan Nasional, senam massal, fun run, serta bazar UMKM yang dikoordinasikan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Disbudpar Beltim menyiapkan sekitar 10 unit tenda, sementara jumlah tenant UMKM ditentukan oleh Disnaker sesuai kapasitas dan kesiapan pelaku usaha lokal.
“Harapannya, peringatan HUT ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga berdampak nyata bagi pergerakan ekonomi, penguatan budaya, serta kebersamaan masyarakat Belitung Timur,” pungkas Hendri. (S)



