Notification

×

Iklan

Iklan

Inflasi Belitung Timur Desember 2025 Capai 2,69 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

Selasa, 06 Januari 2026 | Januari 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-05T23:12:38Z


Manggar, Sisnetradio.com
– Kabupaten Belitung Timur mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 2,69 persen pada Desember 2025. Hal tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang tercatat sebesar 107,21, sebagaimana disampaikan dalam siaran pers resmi yang dirilis pada 5 Januari 2026.

Inflasi tahunan ini dipicu oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat. Kenaikan paling signifikan terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meningkat hingga 11,41 persen. Selanjutnya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 5,20 persen, yang menunjukkan masih adanya tekanan harga pada kebutuhan pokok masyarakat.

Selain itu, inflasi juga tercatat pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,75 persen. Kenaikan harga turut terjadi pada kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,77 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,70 persen, serta kelompok transportasi sebesar 0,26 persen.

Sementara itu, kelompok pakaian dan alas kaki mengalami inflasi sebesar 0,24 persen, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik sebesar 0,14 persen. Adapun kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya tercatat tidak mengalami perubahan harga.


Di sisi lain, terdapat kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi secara tahunan, yakni kelompok pendidikan yang turun cukup signifikan sebesar 15,57 persen, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mengalami penurunan sebesar 0,06 persen.

Secara bulanan, tingkat inflasi month to month (m-to-m) Kabupaten Belitung Timur pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,30 persen. Sementara secara kumulatif sejak awal tahun atau year to date (y-to-d), inflasi Belitung Timur juga berada di angka 2,69 persen.

Kondisi ini mencerminkan adanya tekanan harga yang masih perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat di Kabupaten Belitung Timur.(S)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update