Notification

×

Iklan

Iklan

Menjemput Harapan di Kantor Bupati, Kasih Ananta Kini Bisa Bersekolah dengan Sepeda Sendiri

Rabu, 21 Januari 2026 | Januari 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-21T12:16:52Z


Manggar, SisnetRadio.com
– Di tengah keterbatasan, sebuah langkah sederhana justru menjadi awal dari harapan besar. Kasih Ananta, seorang pelajar SMP Negeri 2 Manggar, datang langsung ke Kantor Bupati Belitung Timur dengan satu tujuan: memohon bantuan agar bisa memiliki sepeda untuk berangkat sekolah.

Selama ini, Kasih Ananta harus bergantung pada tumpangan teman-temannya untuk bisa sampai ke sekolah. Kondisi tersebut tidak jarang membuatnya terlambat, bahkan terkadang tidak berangkat, karena keterbatasan sarana transportasi yang dimiliki keluarga.

Dengan penuh harap, Kasih Ananta bersama orang tuanya mendatangi Kantor Bupati untuk menemui Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten. Namun, karena padatnya agenda pemerintahan, Bupati belum sempat menerima secara langsung. Meski demikian, Bupati tetap memberikan atensi serius dengan meminta jajaran terkait untuk menindaklanjuti keperluan anak tersebut.

Melalui arahan langsung Bupati, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diminta segera menanyakan kebutuhan Kasih Ananta, agar sang anak dan keluarganya tidak perlu menunggu lama di kantor pemerintahan.

Kebetulan, saat itu Kepala Dinas PUPR Belitung Timur, Idwan Fikri, baru saja menghadap Bupati. Ia kemudian ditugaskan secara langsung untuk menemui Kasih Ananta dan menggali keperluan yang sebenarnya.

Setelah dilakukan komunikasi, terungkap bahwa keinginan Kasih Ananta sangat sederhana namun bermakna.

Ia hanya ingin memiliki sepeda agar bisa berangkat sekolah dengan mandiri, tanpa harus terus membebani atau menumpang kepada teman-temannya.

Mendengar hal tersebut, Bupati Kamarudin Muten langsung menginstruksikan agar permintaan tersebut dibantu. Bagi Bupati, akses pendidikan bukan sekadar urusan kebijakan, tetapi juga tentang memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dengan layak.

Alhamdulillah, bantuan sepeda akhirnya dapat direalisasikan. Kini, Kasih Ananta tidak lagi harus bergantung pada orang lain untuk pergi ke sekolah. Sebuah sepeda menjadi simbol kecil dari keberpihakan terhadap masa depan generasi muda.

Pihak keluarga Kasih Ananta, Anwar dan Selvi Anita, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Belitung Timur.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Kamarudin Muten. Bantuan ini sangat berarti bagi anak kami, tidak hanya secara materi, tetapi juga secara semangat untuk terus sekolah,” ujar keluarga.

Kisah Kasih Ananta menjadi potret nyata bahwa kebijakan publik yang berpihak pada kemanusiaan mampu menghadirkan perubahan konkret. Dalam kesederhanaannya, sebuah sepeda telah membuka kembali jalan harapan menuju pendidikan yang lebih baik.(S)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update