Manggar, Belitung Timur – Sisnet Radio
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur memperkuat komitmen penegakan peraturan daerah dengan mengukuhkan 15 Petugas Tindak Internal (PTI) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis (16/4/2026), di halaman Kantor Satpol PP Beltim.
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, yang secara simbolis memasang tanda PTI pada dua personel sebagai representasi dimulainya penguatan fungsi pengawasan internal.
Langkah ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari strategi reformasi internal Satpol PP untuk meningkatkan disiplin, integritas, serta kepatuhan terhadap kode etik. Pemerintah daerah menilai, penguatan dari sisi internal merupakan prasyarat utama dalam menciptakan penegakan hukum yang efektif dan berkeadilan di lapangan.
Dalam arahannya, Bupati Kamarudin Muten menegaskan bahwa penegakan aturan harus dilakukan secara konsisten tanpa adanya perlakuan khusus terhadap pihak manapun.
“Semua harus dijalankan. Tidak ada yang diprioritaskan. Selama melanggar aturan, wajib ditertibkan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keberadaan PTI diharapkan mampu menjadi garda pengawas internal yang memastikan setiap anggota Satpol PP bekerja sesuai standar operasional dan etika profesi. Dengan internal yang kuat, lanjutnya, kualitas pelayanan publik serta ketegasan dalam penindakan akan meningkat secara signifikan.
“Jika internal kuat dan disiplin, maka pelaksanaan tugas di lapangan akan lebih profesional dan berwibawa. Ini yang kita harapkan ke depan,” kata Kamarudin.
Selain itu, Bupati juga menggarisbawahi pentingnya kehadiran Satpol PP sebagai penegak aturan yang adil dan tidak diskriminatif. Penindakan, menurutnya, harus dilakukan secara menyeluruh, baik di sektor usaha, tempat hiburan, maupun aktivitas masyarakat lainnya.
“Jangan pilih-pilih. Di mana pun pelanggaran terjadi, harus ditindak sesuai aturan,” tegasnya.
Dalam konteks ketertiban umum, perhatian juga diarahkan pada pengawasan terhadap generasi muda. Pemerintah daerah meminta Satpol PP turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sosial yang kondusif bagi pelajar.
“Pelajar tidak boleh berada di luar hingga larut malam. Ini perlu pengawasan bersama agar mereka tetap fokus pada pendidikan dan masa depan,” tambahnya.
Dengan pengukuhan PTI ini, Satpol PP Belitung Timur diharapkan mampu memperkuat peran sebagai institusi penegak peraturan daerah yang profesional, berintegritas, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkeadilan.(S)



