Manggar, Sisnet Radio – Gerakan Pramuka Gugus Depan 003-004 Pangkalan SMP Negeri 2 Manggar terus memperkuat kesiapan peserta didiknya dalam menghadapi seleksi Jambore Nasional (Jamnas) tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Belitung Timur melalui kegiatan pengambilan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Pengaman Kampung (Ronda).
Sebagai langkah awal, pihak sekolah bersama pembina Pramuka melakukan koordinasi dengan Pos Ronda Dusun Harapan Jaya, Desa Lalang Jaya, guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin, 20 April 2026. Sebanyak 13 anggota Pramuka Penggalang dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut.
Program TKK Pengaman Kampung ini menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter sekaligus penguatan kompetensi peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab sosial, serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.
Pembina Putra SMP Negeri 2 Manggar, Angga, menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen penuh dalam memberikan dukungan terbaik bagi para peserta didik agar mampu tampil optimal pada proses seleksi Jamnas tingkat Kwarcab.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan kesiapan anak didik dalam menghadapi seleksi Jambore Nasional tingkat Kwarcab Belitung Timur, dengan memberikan dukungan terhadap kebutuhan yang benar-benar diperlukan dalam persiapan kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari unsur Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Lalang Jaya. Mereka menilai keterlibatan generasi muda dalam kegiatan ronda malam merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Menurut perwakilan Linmas, kehadiran Pramuka dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembelajaran praktis di lapangan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter sosial yang kuat bagi generasi muda.
Selain meningkatkan kesiapan menuju Jamnas, kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong, mempererat hubungan sosial antarwarga, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal.
Melalui program ini, Gerakan Pramuka SMP Negeri 2 Manggar menunjukkan bahwa pembinaan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada prestasi kompetitif, tetapi juga berperan penting dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berjiwa sosial, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat Pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal yang membentuk generasi muda tangguh, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.(Fairus)




