Sisnet Radio, Aik Madu — Suasana haru, khidmat, dan penuh rasa syukur menyelimuti Masjid Al Furqon Desa Aik Madu, Kamis (28/5/2026), saat TPA Al Huda menggelar kegiatan Khataman Al-Qur’an Tahun 2026.
Mengangkat tema “Membentuk Manusia Beraqidah dan Akhlaq Qur’aniah Melalui Khataman Al-Qur’an Tahun 2026 TPA Al Huda Desa Aik Madu”, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penamatan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh dengan aqidah yang kuat dan akhlaq yang baik di tengah tantangan zaman modern.
Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB itu dihadiri orang tua santri, tokoh masyarakat, pengurus BKM, tokoh adat, serta masyarakat Desa Aik Madu yang tampak antusias memberikan dukungan kepada para peserta khataman.
Ketua TPA Al Huda Desa Aik Madu, Pak Isolah, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam yang menjadi perhatian seluruh tamu undangan. Dengan penuh ketulusan, ia mengingatkan bahwa khataman Al-Qur’an bukanlah titik akhir dalam belajar mengaji.
“Jangan menganggap khataman ini sebagai akhir. Justru ini adalah awal untuk terus menjaga bacaan, memahami isi Al-Qur’an, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Pak Isolah.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini bukan hanya soal pendidikan umum, tetapi juga bagaimana membangun benteng aqidah dan akhlaq Qur’aniah di tengah derasnya pengaruh era digitalisasi.
Karena itu, sejak tahun 2014, TPA Al Huda terus berkomitmen membina anak-anak Desa Aik Madu agar tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang santun, beriman, dan memiliki kepedulian sosial.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memotivasi masyarakat agar menjadi manusia yang beraqidah dan berakhlaq Qur’aniah. Kami ingin anak-anak ini kelak menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an, menjaga adab, dan mampu membawa kebaikan di lingkungan masyarakat,” jelasnya.
Pak Isolah juga menyampaikan rasa syukur karena kegiatan khataman terus berkembang dari tahun ke tahun. Ia mengaku bangga melihat semakin banyak anak-anak yang semangat belajar mengaji serta dukungan masyarakat yang terus menguat.
“Alhamdulillah setiap tahun jumlah peserta bertambah. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami para guru mengaji. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berkesinambungan dan membawa keberkahan bagi Desa Aik Madu,” katanya.
Dalam suasana penuh haru, Pak Isolah juga menyampaikan permohonan maaf kepada para orang tua murid apabila selama proses pembinaan terdapat teguran atau didikan yang dianggap keras kepada anak-anak.
“Itu semua bukan karena kebencian, tetapi karena rasa sayang kami sebagai pendidik. Kami ingin anak-anak ini tumbuh menjadi pribadi yang benar dan bijak dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Aik Madu, Rizki Filardi, turut memberikan motivasi kepada para peserta khataman agar terus belajar memahami isi kandungan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.
“Ilmu tanpa agama adalah buta. Karena itu jangan berhenti belajar Al-Qur’an, terutama di zaman sekarang yang penuh tantangan,” pesannya.
Sebanyak delapan santri mengikuti prosesi khataman tahun ini, yakni Aisah, Riski, Fsha, Farel, Raehan, Elin, Eca Sentia, dan Sabil. Mereka membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergantian dengan lancar dan penuh percaya diri yang disambut rasa bangga para orang tua.
Perwakilan wali murid, Pak Sab, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh guru TPA Al Huda yang selama ini dengan sabar mendidik anak-anak membaca Al-Qur’an.
“Kami hanya bisa membalas dengan doa. Semoga para guru selalu sehat, diberikan keberkahan, dan terus menjadi penerang bagi anak-anak kami,” ucapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kik Nali, memohon agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam memahami dan menghafal Al-Qur’an.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, khataman Al-Qur’an TPA Al Huda Desa Aik Madu menjadi pengingat bahwa pendidikan aqidah dan akhlaq tetap menjadi fondasi utama dalam membangun generasi masa depan.
Reporter : Bang Ronny /Rados
Editor : Sisnet Radio





