Manggar, Beltim — SISNET Radio
Di balik persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Bangka Belitung Tahun 2026, tersimpan cerita perjuangan para atlet Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang terus berlatih keras demi membawa nama daerah di ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Pencanangan Program Training Center Berjalan menjadi langkah awal persiapan kontingen Beltim. Namun jauh sebelum pertandingan dimulai, para atlet telah menjalani proses panjang dengan disiplin, latihan rutin, serta pengorbanan waktu dan tenaga.
Salah satu atlet yang tengah mempersiapkan diri adalah Olivia Julia Antonio (17), atlet renang asal Desa Baru, Kecamatan Manggar. Lulusan SMA Negeri 1 Manggar ini menargetkan prestasi lebih tinggi pada Porprov VII mendatang.
Pada Porprov sebelumnya, Olivia berhasil menyumbangkan dua medali perunggu untuk Beltim melalui nomor perorangan dan estafet. Kali ini, ia membidik medali emas.
“Target tahun ini tentu emas. Latihannya juga lebih keras dari tahun kemarin. Selain latihan bersama, saya juga banyak latihan mandiri,” ujar Olivia.
Namun perjuangan Olivia tidak selalu mudah. Keterbatasan fasilitas latihan, terutama kondisi kolam renang, menjadi tantangan tersendiri.
“Kesulitannya di kolam renang. Kadang kondisinya kurang mendukung untuk latihan. Kalau ke tempat lain juga cukup jauh,” ungkapnya.
Meski menghadapi kendala, Olivia tetap optimistis. Ia percaya dengan latihan yang lebih serius, dirinya mampu meningkatkan prestasi dan memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Beltim.
Prajurit TNI Turut Perkuat Kontingen Beltim
Semangat juang juga datang dari Fauzi Nur Asetullah (21), anggota Yon-TP 845/Ksatria Satam yang akan memperkuat Beltim pada cabang olahraga tenis meja.
Di tengah tugasnya sebagai prajurit TNI, Fauzi tetap menjaga kemampuan olahraga yang telah ditekuninya sejak lama.
“Saya memang sudah hobi tenis meja sejak sebelum menjadi tentara. Dulu juga sering mengikuti berbagai kejuaraan saat masih di Jambi,” kata Fauzi.
Pengalamannya cukup panjang. Sejak 2016, Fauzi telah mengikuti berbagai pertandingan tingkat daerah hingga nasional. Bahkan ia pernah meraih medali perak dalam kejuaraan tingkat provinsi di Jambi.
Kini bertugas di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Renggiang, Fauzi mendapat kesempatan membela Kabupaten Beltim.
Untuk menjaga performa, ia membagi waktu antara tugas dan latihan. Empat kali dalam sepekan ia menjalani latihan tenis meja sebagai persiapan menghadapi Porprov VII.
“Latihan sekarang Senin, Rabu, Kamis dan Sabtu. Baru sekitar dua minggu berjalan dan nanti akan semakin intens,” jelasnya.
Pada Porprov VII nanti, Fauzi akan turun di nomor perorangan putra dan beregu putra. Ia berharap dapat memberikan kontribusi medali bagi Beltim.
“Insyaallah bisa menyumbang medali. Yang penting fokus latihan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujarnya.
Selain Fauzi, anggota Yon-TP 845/Ksatria Satam lainnya, Zidan, juga akan memperkuat kontingen Beltim melalui cabang olahraga pencak silat.
Mereka Membawa Nama Beltim dengan Kerja Keras
Kisah Olivia dan Fauzi menjadi gambaran perjuangan ratusan atlet Beltim yang saat ini sedang mempersiapkan diri menuju Porprov VII Bangka Belitung 2026.
Di balik target medali, ada cerita tentang latihan panjang, keterbatasan fasilitas, pengorbanan waktu, serta semangat pantang menyerah.
Ada atlet yang berlatih sebelum berangkat sekolah, ada yang berlatih setelah bekerja, bahkan ada yang harus membagi waktu dengan tugas profesi.
Namun semuanya memiliki tujuan yang sama, yaitu berdiri di arena pertandingan dengan membawa nama Kabupaten Belitung Timur.
Bagi para atlet, Porprov bukan hanya ajang kompetisi, tetapi menjadi pembuktian bahwa kerja keras yang dilakukan jauh dari sorotan akhirnya dapat menjadi kebanggaan bagi daerah.
(SISNET Radio / Diskominfo SP Beltim)



