Notification

×

Iklan

Iklan

Beltim Perjuangkan Layanan Kesehatan Lebih Lengkap, Kemenkes Buka Dukungan Dokter Spesialis dan Revitalisasi Puskesmas

Jumat, 11 September 2026 | September 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-11T09:22:08Z


JAKARTA, SISNET RADIO – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) membawa persoalan pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke meja Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bukan sekadar menyampaikan usulan, Pemkab Beltim ingin memastikan masyarakat di daerah kepulauan tersebut dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin lengkap tanpa harus selalu meninggalkan daerah hanya untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Hal itu disampaikan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono di Gedung Adyatama, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kebutuhan strategis sektor kesehatan Beltim menjadi pembahasan, mulai dari pemenuhan dokter spesialis, penguatan layanan KJSU-KIA di RSUD Muhammad Zein, penambahan dokter gigi di Puskesmas Simpang Pesak, hingga revitalisasi fasilitas kesehatan yang kondisi bangunannya sudah membutuhkan perhatian.

Dokter Spesialis untuk Memperkuat RSUD Muhammad Zein

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah keterbatasan dokter spesialis di RSUD Muhammad Zein Beltim.

Pemkab Beltim mengusulkan pemenuhan dokter spesialis saraf, jantung dan mata. Kehadiran tenaga spesialis tersebut dinilai penting agar kemampuan rumah sakit dalam menangani kasus kesehatan masyarakat semakin kuat.

Bagi pemerintah daerah, semakin lengkap layanan kesehatan di dalam daerah berarti semakin kecil pula kebutuhan masyarakat untuk mencari pelayanan medis ke luar Beltim.


“Kita menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan daerah. Kita ingin masyarakat Beltim mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap dan berkualitas, sehingga tidak selalu harus keluar daerah ketika membutuhkan pelayanan tertentu,” ujar Kamarudin.

Ada kabar positif dari audiensi tersebut.

Kamarudin mengatakan, Kementerian Kesehatan memberikan dukungan terhadap kebutuhan dokter spesialis melalui Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PDGS).

“Kita bersyukur dari hasil audiensi tadi, Bapak Wamen menyampaikan terkait dengan kebutuhan dokter spesialis saraf, jantung dan mata di RSUD Muhammad Zein nantinya akan dibantu melalui program pendayagunaan dokter spesialis (PDGS), yang nanti teknisnya akan kita bahas lebih lanjut,” jelasnya.

Bukan Hanya Rumah Sakit, Puskesmas Ikut Diperkuat

Perhatian Pemkab Beltim tidak berhenti di rumah sakit.

Pelayanan kesehatan tingkat pertama di puskesmas juga menjadi bagian penting dari pembahasan. Salah satunya adalah kebutuhan dokter gigi di Puskesmas Simpang Pesak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim Diania Fitriani mengatakan, penambahan dokter gigi dibutuhkan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara lebih optimal di fasilitas kesehatan terdekat.

“Dalam audiensi tadi kita juga mengusulkan penambahan dokter gigi untuk Puskesmas Simpang Pesak, sehingga pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat dapat dilakukan secara lebih optimal di tingkat fasilitas kesehatan terdekat untuk memudahkan masyarakat,” jelas Diania.

Menurutnya, penguatan fasilitas kesehatan dasar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Beltim.

Puskesmas Manggar dan Renggiang Jadi Perhatian

Persoalan lain yang turut dibawa ke Kementerian Kesehatan adalah kondisi sejumlah bangunan puskesmas yang membutuhkan revitalisasi.

Dalam pembahasan tersebut, Puskesmas Manggar dan Puskesmas Renggiang mendapat perhatian khusus.

“Alhamdulillah, terkait usulan revitalisasi yang tadi disampaikan, Puskesmas Manggar dan Puskesmas Renggiang menjadi prioritas concern Bapak Wamen,” kata Diania.

Dukungan tersebut menjadi angin segar bagi upaya Pemkab Beltim membenahi infrastruktur pelayanan kesehatan, khususnya fasilitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kesehatan Tak Boleh Menjadi Jarak

Bagi masyarakat daerah, kualitas pelayanan kesehatan bukan hanya persoalan tersedianya tenaga medis dan bangunan rumah sakit. Lebih dari itu, akses terhadap pelayanan kesehatan menentukan seberapa cepat seseorang mendapatkan pertolongan ketika membutuhkan.

Karena itu, penguatan RSUD Muhammad Zein, pemenuhan dokter spesialis, penambahan dokter gigi hingga revitalisasi puskesmas menjadi bagian dari upaya memperpendek jarak antara masyarakat dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kita sampaikan dan kita perjuangkan. Harapannya, dukungan ini bisa mempercepat peningkatan pelayanan kesehatan di Beltim,” ujar Kamarudin.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur Fezzi Uktolseja dan Plt. Direktur RSUD Muhammad Zein, dr. Rima Ramba.(S)

Dari Jakarta, Pemkab Beltim membawa satu pesan penting: pelayanan kesehatan yang lengkap dan berkualitas bukan sekadar program pemerintah, tetapi kebutuhan dasar yang harus semakin dekat dengan masyarakat.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update