Notification

×

Iklan

Iklan

Masuk Akhir Triwulan III, Bupati Beltim Tekankan OPD Jangan Tutupi Kendala Program 2026

Selasa, 15 September 2026 | September 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-15T07:53:04Z


BELITUNG TIMUR, SISNET RADIO
— Memasuki penghujung Triwulan III Tahun Anggaran 2026, Bupati Belitung Timur mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak lengah dalam mengejar target program dan kegiatan pembangunan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati dalam Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (Rakor OPD) yang digelar di Auditorium Zahari MZ, Belitung Timur, Selasa (15/9/2026).

Rakor dihadiri Wakil Bupati Belitung Timur, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Belitung Timur, kepala bagian, serta Plt. Direktur RSUD Muhammad Zein.

Dalam arahannya, Bupati menempatkan Rakor bukan sekadar agenda koordinasi rutin, tetapi sebagai momentum untuk melihat secara nyata sejauh mana pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2026.

Ia meminta setiap OPD menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan, baik mengenai capaian kegiatan, realisasi anggaran, target yang belum tercapai maupun persoalan yang menyebabkan pekerjaan belum berjalan sesuai rencana.

Bupati bahkan meminta jajaran OPD tidak hanya menyampaikan laporan yang terlihat baik.

“Jangan hanya menyampaikan yang baik-baik saja. Kalau ada kendala, sampaikan, supaya kita bisa mencari solusi dan menentukan langkah yang harus dilakukan bersama,” tegasnya.

Waktu Semakin Terbatas

Bupati mengingatkan, pemerintah daerah kini telah memasuki akhir Triwulan III. Artinya, waktu yang tersedia untuk menyelesaikan berbagai target pembangunan Tahun Anggaran 2026 semakin pendek.

Kondisi tersebut menuntut setiap OPD segera mengevaluasi pekerjaan yang masih tertunda dan mengambil langkah percepatan apabila ditemukan hambatan.

Menurut Bupati, keterlambatan tidak boleh terjadi hanya karena persoalan komunikasi dan koordinasi antarlembaga.

Karena itu, ia meminta seluruh OPD memperkuat komunikasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam melaksanakan program pembangunan.

“Jangan sampai ada kegiatan yang sebenarnya bisa diselesaikan, tetapi terlambat hanya karena koordinasi yang kurang,” ujarnya.

Koordinasi Jadi Kunci

Bupati meyakini koordinasi yang kuat antar-OPD dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program.

Rakor juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk mengidentifikasi persoalan secara lebih terbuka sekaligus menentukan langkah penyelesaian sebelum memasuki penghujung tahun anggaran.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin terbatas, evaluasi terhadap program, kegiatan dan penggunaan anggaran dinilai penting agar target pembangunan 2026 tidak hanya tercatat dalam dokumen perencanaan, tetapi benar-benar dapat direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Bupati menegaskan, semangat kebersamaan dan koordinasi harus diperkuat seluruh jajaran pemerintah daerah agar pelaksanaan pembangunan Belitung Timur berjalan sesuai harapan.

“Dengan koordinasi yang baik antar-OPD, saya yakin berbagai persoalan dapat kita selesaikan lebih cepat dan target pembangunan tahun 2026 dapat kita capai dengan baik,” kata Bupati.

Rakor OPD kemudian ditutup dengan pesan agar seluruh jajaran pemerintah daerah menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi dan segera menindaklanjuti pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat daerah.(S)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update