Notification

×

Iklan

Iklan

12 Warga Beltim Dapat Kesempatan ke Tanah Suci, Program Umroh Nyaman Berkah Kembali Hadir

Selasa, 06 Oktober 2026 | Oktober 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-05T22:23:14Z


MANGGAR, SISNET RADIO – Kesempatan menunaikan ibadah umroh kembali diberikan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur kepada masyarakat yang selama ini mengabdikan diri dalam pelayanan keagamaan melalui Program Umroh Nyaman Berkah.

Program tersebut merupakan salah satu program andalan daerah. Dokumen perencanaan Kabupaten Belitung Timur mencantumkan insentif umroh gratis sebagai Program Andalan PA.5 Nyaman Beltim Berkah.

Pada tahun 2026, sebanyak 12 jamaah dijadwalkan memperoleh kesempatan menunaikan ibadah umroh. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang memberangkatkan delapan jamaah.

Para penerima program berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Belitung Timur. Mereka merupakan masyarakat yang selama ini memberikan pengabdian di bidang keagamaan, seperti guru ngaji, marbot masjid, petugas fardhu kifayah, tokoh atau pemuka agama, serta pengabdi khusus yang telah memenuhi persyaratan pengabdian.

Yang menarik, pelaksanaan program ini tidak hanya bertumpu pada satu sumber pembiayaan. Dukungan datang melalui APBD, CSR, maupun kepedulian perseorangan. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang selama ini mungkin hanya mampu memimpikan untuk berkunjung ke Tanah Suci.

Sejumlah perusahaan juga turut mendukung melalui Forum CSR, di antaranya PT Timah Tbk, PT Alfindo Asia Mineral, Bank Sumsel Babel, PT Irpau Hero dan PT Beltim Industrial Park, berdasarkan informasi yang Bang Sis terima.

Ke-12 jamaah tersebut direncanakan berangkat dalam tiga jadwal, yakni 9 Oktober, 14 Oktober dan 2 November 2026.

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menyampaikan bahwa bertambahnya jumlah jamaah tahun ini patut disyukuri. Pemerintah daerah berharap manfaat Program Umroh Nyaman Berkah dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang telah mengabdikan diri untuk pelayanan keagamaan memperoleh kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Program ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan kepada mereka yang selama ini bekerja dan melayani masyarakat tanpa banyak sorotan—mengajarkan mengaji, menjaga masjid, membantu pengurusan jenazah, hingga menjalankan berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Bagi Sisnet Radio, kisah ini bukan hanya tentang keberangkatan 12 orang menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, ini adalah cerita tentang penghargaan terhadap pengabdian. Tentang orang-orang yang selama bertahun-tahun melayani masyarakat, dan kini mendapatkan kesempatan untuk menjadi tamu Allah.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update