Notification

×

Iklan

Iklan

Jejak Basuri Tjahaja Purnama Setelah 2015: Dari Bupati Belitung Timur hingga Memimpin Jajaran Komisaris Jababeka

Selasa, 06 Oktober 2026 | Oktober 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-05T22:55:48Z


MANGGAR, SISNET RADIO — Lebih dari satu dekade setelah meninggalkan kursi Bupati Belitung Timur, nama dr. Basuri Tjahaja Purnama masih tercatat dalam dunia profesional dan korporasi nasional.

Basuri merupakan Bupati Belitung Timur periode 2010–2015. Setelah menyelesaikan masa tugasnya, perjalanan kariernya tidak berhenti di dunia pemerintahan. Ia kemudian memasuki dunia korporasi dan dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan PT Jababeka Tbk, salah satu kelompok usaha yang bergerak dalam pengembangan kawasan industri dan kawasan terpadu.

Kini, pada 2026, Basuri masih aktif dalam jajaran pimpinan perusahaan tersebut.

Dari dokter, kepala daerah hingga dunia korporasi

Sebelum menjadi Bupati Belitung Timur, Basuri memiliki latar belakang sebagai dokter. Ia kemudian menjalani berbagai tugas di bidang kesehatan dan pemerintahan daerah sebelum akhirnya dipercaya menjadi kepala daerah.

Setelah masa jabatan sebagai Bupati Belitung Timur berakhir pada 2015, Basuri melanjutkan perjalanan profesionalnya ke sektor korporasi.

Dalam profil resmi Jababeka, Basuri tercatat pernah menjabat sebagai Direktur PT Jababeka Tbk pada 2018–2020. Ia juga pernah dipercaya menjadi Direktur Utama PT Jababeka Morotai dan Direktur Kawasan Industri Kendal, dua entitas yang berada dalam lingkungan kelompok Jababeka.

Morotai menjadi bagian penting perjalanan Basuri

Salah satu periode penting dalam perjalanan Basuri setelah meninggalkan pemerintahan Belitung Timur adalah ketika ia dipercaya menangani pengembangan Jababeka Morotai.

Pada September 2022, misalnya, Basuri tercatat sebagai Direktur Utama PT Jababeka Morotai dalam penandatanganan Nota Kesepahaman dengan ASPARINDO mengenai kerja sama pengembangan kawasan industri kelautan Indonesia.

Kerja sama tersebut berkaitan dengan pengembangan KEK Industri dan Pariwisata Morotai, termasuk potensi sektor perdagangan hasil perikanan dan pengadaan kapal.

Keterlibatan tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas Basuri setelah menjadi bupati tidak hanya berada di belakang meja perusahaan. Ia juga pernah terlibat dalam upaya pengembangan kawasan ekonomi yang memiliki potensi industri, pariwisata dan kelautan.

Dari pimpinan anak perusahaan menuju jajaran komisaris

Perjalanan Basuri di Jababeka kemudian berkembang.

Profil perusahaan mencatat dirinya pernah menjadi Direktur PT Jababeka Tbk, kemudian pada RUPST 28 Juni 2024 Basuri diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris. Dokumen perusahaan menetapkan masa jabatannya sampai RUPST 2027.

Dengan demikian, posisi Basuri berubah dari menjalankan fungsi eksekutif di perusahaan menjadi bagian dari jajaran yang menjalankan fungsi pengawasan korporasi.

Apa posisi Basuri pada 2026?

Inilah bagian yang penting untuk menjawab pertanyaan masyarakat Belitung Timur mengenai aktivitas Basuri sekarang.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk pada 5 Juni 2026, Basuri Tjahaja Purnama tercatat hadir sebagai:

Presiden Komisaris, merangkap Komisaris Independen PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.

Dokumen resmi KSEI yang memuat risalah RUPST 2026 mencantumkan nama Basuri dalam jajaran Dewan Komisaris tersebut.

Artinya, memasuki 2026, Basuri bukan lagi berada pada posisi sebagai kepala daerah ataupun direktur utama anak perusahaan seperti pada periode sebelumnya. Perannya kini berada di tingkat Dewan Komisaris perusahaan publik.

Profil resmi Jababeka juga masih mencantumkan Basuri sebagai Komisaris dan Komisaris Independen.

Tetap memiliki hubungan dengan Belitung Timur

Meski aktivitas profesionalnya banyak berlangsung di dunia korporasi, Basuri tidak sepenuhnya terputus dari Belitung Timur.


Pada April 2025, Basuri berada di Belitung Timur dalam acara keluarga memperingati ulang tahun ke-100 neneknya, Euw Yong Siu Yun.

Momen tersebut bahkan mempertemukan tiga sosok yang pernah atau sedang menjadi kepala daerah, yakni Basuri, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten.

Dalam kesempatan tersebut, Basuri menyampaikan bahwa pertemuan itu menjadi momentum silaturahmi keluarga sekaligus pembicaraan mengenai hal-hal yang baik bagi negeri.

Kehadiran Basuri di Belitung Timur pada momen tersebut juga menunjukkan bahwa hubungan emosionalnya dengan daerah yang pernah dipimpinnya tetap ada.

Lebih dari sekadar jabatan

Jika perjalanan Basuri dilihat sejak 2015 hingga 2026, terdapat perubahan yang cukup besar.

Dari seorang kepala daerah yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan persoalan pemerintahan daerah, Basuri kemudian masuk ke dunia korporasi, memimpin perusahaan, terlibat dalam pengembangan kawasan ekonomi di Morotai, hingga akhirnya berada di jajaran Dewan Komisaris perusahaan publik.

Perjalanan tersebut menjadi menarik karena pengalaman sebagai kepala daerah bertemu dengan pengalaman mengelola dan mengawasi bisnis serta pengembangan kawasan.

Basuri dan masa depan daerah

Bagi Belitung Timur, perjalanan Basuri tentu tidak hanya menjadi catatan personal.

Ia pernah berada di posisi sebagai orang nomor satu di daerah tersebut selama lima tahun. Karena itu, menarik untuk mengetahui bagaimana pandangannya sekarang terhadap perkembangan Belitung Timur setelah lebih dari sepuluh tahun meninggalkan kursi pemerintahan.

Apakah pengalaman di dunia korporasi membuatnya melihat pembangunan daerah dari perspektif yang berbeda?

Apakah potensi Belitung Timur masih memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi kawasan investasi?

Dan apakah Basuri masih mempunyai rencana untuk ikut memberikan kontribusi bagi daerah yang pernah dipimpinnya?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut belum seluruhnya terjawab hanya dari dokumen perusahaan dan pemberitaan yang tersedia.

Karena itu, Sisnet Radio berencana menggali lebih jauh perjalanan Basuri Tjahaja Purnama melalui wawancara langsung, khususnya mengenai apa yang dilakukannya sejak meninggalkan jabatan Bupati Belitung Timur pada 2015 hingga aktivitasnya pada 2026.

Dari kursi bupati menuju panggung korporasi

Perjalanan Basuri selama lebih dari satu dekade menunjukkan satu hal: berakhirnya masa jabatan sebagai kepala daerah bukan berarti berakhir pula perjalanan profesional seseorang.

Dari Belitung Timur, Basuri melanjutkan kiprahnya ke dunia korporasi, Morotai, pengembangan kawasan dan kini berada dalam jajaran tertinggi Dewan Komisaris PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.

Namun satu pertanyaan masih menarik untuk dijawab langsung oleh Basuri: setelah lebih dari 10 tahun meninggalkan kursi Bupati Belitung Timur, sebenarnya apa saja yang telah ia kerjakan dan apa yang sedang ia persiapkan untuk masa depan?

Sisnet Radio akan mencoba menjawabnya melalui wawancara khusus bersama Basuri Tjahaja Purnama.(S)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update