Notification

×

Iklan

Iklan

Upacara Hardiknas 2026 Berlangsung Khidmat, Bupati Beltim Tekankan Penguatan SDM Unggul

Minggu, 03 Mei 2026 | Mei 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-02T23:31:28Z


Manggar, Sisnet Radio
– Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Beltim, Sabtu (2/5/2026) pagi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten selaku inspektur upacara, serta diikuti oleh jajaran pegawai Pemkab Beltim, para guru dan tenaga kependidikan, serta siswa dari berbagai sekolah. Hadir pula unsur Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan berlangsung khidmat di bawah cuaca cerah, dengan seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara secara tertib dan penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional.

Pendidikan disebut sebagai kunci dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh menuju negara maju, makmur, dan bermartabat.

Selain itu, disampaikan pula lima kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter melalui pembelajaran mendalam, peningkatan literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel.

Keberhasilan pendidikan, lanjutnya, membutuhkan kolaborasi empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, yang didukung pola pikir maju, mental kuat, serta misi yang lurus.


 Wajib Belajar 9 Tahun dan Target SMA Unggul

Usai upacara, Bupati Beltim Kamarudin Muten menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Beltim.

Ia menyampaikan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama, yang akan diperkuat melalui penandatanganan pakta integritas bagi OPD terkait, khususnya Dinas Pendidikan.

“Kita akan minta komitmen yang jelas. Salah satunya, wajib belajar 9 tahun harus benar-benar dituntaskan di Kabupaten Beltim,” tegas Kamarudin.

Menurutnya, capaian wajib belajar di Beltim masih perlu ditingkatkan, sehingga diperlukan langkah konkret dan terukur dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Selain itu, Pemkab Beltim juga menargetkan peningkatan kualitas lulusan SMP agar mampu bersaing masuk ke sekolah unggulan, termasuk SMA Unggul Garuda. Saat ini, baru 13 siswa asal Beltim yang berhasil masuk ke sekolah tersebut.

“Kita targetkan minimal 20 persen lulusan SMP di Beltim bisa masuk ke SMA Unggul Garuda. Ini harus dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, target tersebut sejalan dengan peluang yang diberikan pemerintah pusat, sehingga daerah harus mampu memaksimalkan potensi melalui pembinaan berkelanjutan.

Di sisi lain, program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan sebagian besar telah ditangani pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Pendidikan Kunci Masa Depan

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Beltim berharap peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

“Pendidikan adalah kunci masa depan. Kalau kita serius di sini, maka masa depan daerah ini juga akan kuat,” pungkas Kamarudin.


Sumber: Diskominfo SP Beltim
Editor: Redaksi Sisnet Radio


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update