Notification

×

Iklan

Iklan

"Inspiring Teacher" Diluncurkan, Warisan Keteladanan Ibu Muslimah Kini Abadi dalam Sebuah Buku

Selasa, 30 Juni 2026 | Juni 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-29T20:10:57Z


Manggar, Sisnet Radio – Sebuah rencana yang semula dipersiapkan sebagai hadiah istimewa untuk Ibu Muslimah, guru inspiratif yang dikenal luas melalui novel Laskar Pelangi, akhirnya berubah menjadi penghormatan terakhir yang penuh haru.

Hanya dua hari setelah Ibu Muslimah berpulang, buku autobiografi berjudul "Inspiring Teacher" resmi diluncurkan di Ruang Pertemuan "Ibu Muslimah" Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Senin (29/6/2026).

Suasana peluncuran berlangsung penuh keharuan. Hadir keluarga almarhumah, tim penulis, para guru, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk mengenang sosok pendidik sederhana yang ketulusan dan pengabdiannya telah menginspirasi jutaan orang, bahkan membawa nama Belitung Timur dikenal hingga mancanegara.

Gagasan penulisan buku ini berasal dari Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, yang ingin mengabadikan perjalanan hidup Ibu Muslimah agar menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus, khususnya para guru dan pelajar.


"Beliau sudah berusia lebih dari 70 tahun. Saya berpikir, kenapa tidak kita buatkan buku supaya masyarakat, terutama para guru, bisa belajar dari keteladanan beliau,"
ujar Kamarudin.

Menurut Bupati, peluncuran buku tersebut sebenarnya telah beberapa kali direncanakan. Namun berbagai kondisi, termasuk kesehatannya dan kondisi Ibu Muslimah yang terus menurun, membuat peluncuran harus tertunda hingga akhirnya sang guru berpulang sebelum sempat menyaksikan sendiri buku yang mengisahkan perjalanan hidupnya.

"Kami sebenarnya ingin beliau hadir saat buku ini diluncurkan. Tetapi rencana Tuhan berbeda dengan rencana kita," ungkap Kamarudin dengan mata berkaca-kaca.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasinya di dunia pendidikan, Bupati juga mengusulkan pembangunan patung Ibu Muslimah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur.

"Saya ingin ada patung beliau di sini, lengkap dengan kisah pengabdiannya, agar generasi mendatang terus mengenang ketulusan beliau sebagai seorang guru," katanya.

Berawal dari Sebuah Kunjungan


Keponakan almarhumah, Nudia Andrina, menceritakan bahwa ide penulisan buku bermula ketika Bupati Kamarudin Muten berkunjung ke rumah Ibu Muslimah usai pelantikan kepala sekolah beberapa waktu lalu.

Saat melihat berbagai penghargaan yang memenuhi dinding rumah sang guru, muncul gagasan untuk mendokumentasikan perjalanan hidupnya dalam sebuah buku.

"Saat penandatanganan naskah, kondisi beliau sudah terbaring di rumah sakit. Momen itu sangat mengharukan bagi keluarga kami," tutur Nudia.

Ia berharap buku tersebut menjadi amal jariyah bagi seluruh tim penulis dan menjadi inspirasi lahirnya lebih banyak pendidik yang memiliki ketulusan seperti Ibu Muslimah.

Ditulis oleh Para Guru Belitung Timur

Buku Inspiring Teacher disusun secara kolaboratif oleh sejumlah guru di Kabupaten Belitung Timur dengan Gustiyanti, Kepala SMP Negeri 1 Kelapa Kampit, sebagai ketua tim penulis.

Isi buku mengisahkan perjalanan hidup Ibu Muslimah sejak masa kecil, pengabdiannya sebagai guru, kedekatannya dengan para murid, hingga nilai-nilai kehidupan yang diwariskannya selama puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan.


Menurut Gustiyanti, proses penyusunan buku dilakukan melalui wawancara dengan keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengenal dekat sosok Ibu Muslimah.

"Banyak kisah sederhana, tetapi justru dari situlah terlihat ketulusan beliau sebagai seorang pendidik," jelas Gustiyanti.

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi pegangan sekaligus inspirasi bagi para guru muda agar menjadikan profesi guru sebagai panggilan pengabdian, bukan sekadar pekerjaan.

Buku Inspiring Teacher diterbitkan dalam jumlah terbatas sebanyak 2.000 eksemplar, dengan 1.000 eksemplar di antaranya telah dipesan oleh Bupati Belitung Timur. Buku tersebut dipasarkan dengan harga Rp75.000, dan hasil penjualannya akan dikelola sesuai kesepakatan antara keluarga almarhumah dan tim penyusun.

Warisan Ibu Muslimah kini tidak hanya hidup dalam kenangan para muridnya atau dalam kisah Laskar Pelangi, tetapi juga akan terus menginspirasi generasi demi generasi melalui lembar demi lembar buku yang mengabadikan ketulusan seorang guru.

(Sumber: Diskominfo SP Kabupaten Belitung Timur)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update