Notification

×

Iklan

Iklan

Bapas Tanjungpandan Perkuat Kolaborasi di Beltim, Dorong Klien Pemasyarakatan Kembali Produktif

Rabu, 16 September 2026 | September 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-15T23:05:52Z


BELITUNG TIMUR, SISNET RADIO
– Pemerintah daerah dan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam membantu Klien Pemasyarakatan menjalani proses pembimbingan hingga mampu kembali beradaptasi dan berperan positif di tengah masyarakat.

Upaya memperkuat dukungan tersebut dilakukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan melalui Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Sosialisasi Kelayan Binter digelar di Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Beltim), Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Beltim, Klien Pemasyarakatan serta masyarakat.

Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan, Muhamad Irfani, mengatakan proses pembimbingan dan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak dapat dilakukan Bapas seorang diri.

“Kelayan Binter menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi Bapas dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada Klien Pemasyarakatan. Bapas tidak dapat bekerja sendiri,” ujar Irfani.

Menurut Irfani, Klien Pemasyarakatan tetap memiliki sejumlah kewajiban selama menjalani program integrasi, termasuk wajib lapor serta mengikuti pembimbingan yang telah ditetapkan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK).

Melalui pertemuan dengan PK, perkembangan Klien dapat dipantau, kebutuhan pembimbingan dapat diidentifikasi, serta arahan dapat diberikan sesuai kondisi masing-masing Klien.

Karena itu, Bapas mengingatkan para Klien agar menjaga kepatuhan dan mengikuti proses pembimbingan secara konsisten.


Di sisi lain, kepatuhan Klien juga membutuhkan dukungan lingkungan sosial yang kondusif. Kelayan Binter diharapkan menjadi ruang koordinasi untuk menghubungkan kebutuhan Klien dengan pemerintah maupun pihak lain yang memiliki kompetensi dan sumber daya sesuai kebutuhan.

“Kami berharap Kelayan Binter di Belitung Timur dapat menjadi ruang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata. Ketika pemerintah daerah dan masyarakat ikut memberikan dukungan, Klien akan memiliki lingkungan yang lebih kondusif untuk menjalani proses reintegrasi dan membangun kehidupan yang mandiri serta produktif,” kata Irfani.

Dinsos PPPA Beltim Sambut Baik Kolaborasi

Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Beltim, Ronny Setiawan, menyambut baik langkah Bapas Kelas II Tanjungpandan dalam memperkuat kolaborasi melalui Kelayan Binter.

Menurutnya, wadah tersebut dapat memperkuat koordinasi dalam memberikan dukungan kepada Klien Pemasyarakatan agar mampu beradaptasi dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Bapas Tanjungpandan. Kelayan Binter dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung Klien Pemasyarakatan agar dapat beradaptasi dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” ujar Ronny.

Selain penguatan layanan pembimbingan, Ronny juga mengapresiasi kepedulian Bapas Tanjungpandan terhadap masyarakat Beltim melalui penyaluran bantuan sosial.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapas Tanjungpandan atas kepeduliannya kepada masyarakat Belitung Timur. Bantuan sosial ini tentu memberikan manfaat bagi masyarakat penerima,” katanya.

Kolaborasi antara Dinsos PPPA Beltim dan Bapas Kelas II Tanjungpandan diharapkan terus diperkuat, khususnya dalam layanan sosial, pemberdayaan masyarakat dan pendampingan Klien Pemasyarakatan.

Melalui Kelayan Binter, sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung proses reintegrasi sosial, sehingga Klien Pemasyarakatan memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri, produktif dan dapat kembali berkontribusi di tengah masyarakat.(S)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update