Notification

×

Iklan

Iklan

KBM CUP 1 Bergulir di Simpang Pesak, 49 Tim Berebut Trofi dan Hadiah Rp65 Juta

Senin, 21 September 2026 | September 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-21T15:30:40Z


BELITUNG TIMUR, SISNET RADIO – Lapangan bola voli di Desa Simpang Pesak, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur, mulai dipenuhi atmosfer kompetisi dan semangat persaudaraan. Sebanyak 49 tim, terdiri dari 34 tim putra dan 15 tim putri, ambil bagian dalam Open Turnamen Bola Voli KBM CUP 1, yang resmi dibuka Senin malam (21/9/2026).

Turnamen yang memperebutkan trofi dan total hadiah Rp65 juta tersebut diselenggarakan oleh Koperasi Bumi Makmur (KBM) dan dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih 25 hari ke depan.

Pembukaan turnamen secara resmi dilakukan oleh Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, yang diwakili Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Timur, Zikril, S.S.

Sejumlah unsur pemerintahan, organisasi olahraga, aparat keamanan, pengurus koperasi, atlet, pelatih, panitia serta masyarakat turut hadir dalam pembukaan tersebut.

Bukan Sekadar Perebutan Gelar

Dalam sambutan Bupati Belitung Timur yang disampaikan Zikril, pemerintah daerah menekankan bahwa pertandingan olahraga tidak semata-mata berbicara mengenai kemenangan dan kekalahan.

Lapangan pertandingan, menurut pesan yang disampaikan, juga menjadi ruang untuk membangun karakter, menjunjung kejujuran, menghormati lawan dan mempererat persahabatan.

“Kompetisi ini adalah ajang untuk memperlihatkan kemampuan terbaik kita di dalam lapangan. Tetapi semangat sportivitas dan rasa persahabatan tetap harus terjaga,” demikian pesan Bupati.

Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam pembukaan KBM CUP 1. Sebab, semakin besar sebuah kompetisi, semakin penting pula menjaga pertandingan tetap berlangsung dalam suasana yang sehat, sportif dan penuh rasa saling menghargai.

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur juga berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai agenda pertandingan semata, tetapi mampu menjadi ruang bertemunya atlet, klub, masyarakat dan berbagai elemen daerah.

49 Tim, Persaingan Berlangsung 25 Hari

Ketua Panitia Pelaksana Hendra menyampaikan, KBM CUP 1 tahun ini diikuti 49 tim, dengan rincian 34 tim putra dan 15 tim putri.

Jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap olahraga bola voli di wilayah Belitung Timur.

Selama sekitar 25 hari, para peserta akan bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk memperebutkan trofi dan hadiah dengan total nilai Rp65 juta.

Dengan jumlah peserta yang cukup besar, turnamen ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, memperoleh pengalaman bertanding dan membangun jejaring antarklub.

Kolaborasi Koperasi, BRI dan Masyarakat

Ketua Koperasi Bumi Makmur Suherman mengatakan, terselenggaranya KBM CUP 1 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.

Koperasi Bumi Makmur menjadi sponsor utama, dengan dukungan BRI serta partisipasi masyarakat setempat.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi ruang bersama yang mempertemukan unsur kelembagaan, dunia usaha dan masyarakat.

Bagi masyarakat, turnamen seperti ini juga memberikan ruang hiburan sekaligus menjadi wadah berkumpul dan membangun interaksi sosial melalui kegiatan yang positif.

Menjaga Nama Baik Olahraga Belitung Timur

Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta juga diharapkan mampu menjaga nama baik klub dan daerah dengan mengedepankan sportivitas selama pertandingan.

Kemampuan teknis di lapangan memang menjadi bagian penting dalam sebuah kompetisi. Namun, sikap menghormati lawan, menerima keputusan pertandingan dan menjaga hubungan baik antarpemain menjadi nilai yang tidak kalah penting.

Bupati Belitung Timur melalui sambutannya berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal, sekaligus menjadikan KBM CUP 1 sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi dan persahabatan antarklub.

“Selamat bertanding,” menjadi pesan penutup pemerintah daerah sebelum Open Turnamen Bola Voli KBM CUP 1 secara resmi dinyatakan dibuka.

Dari Simpang Pesak, pertandingan pun dimulai. Bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi pada akhir turnamen, tetapi juga tentang bagaimana olahraga menjadi ruang untuk mempertemukan semangat kompetisi, persahabatan dan kebersamaan masyarakat Belitung Timur.(S)

SISNET RADIO 90,5 FM
Informasi Lokal Belitung Timur
“Satu Hati Bangun Negeri.”

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update