Notification

×

Iklan

Iklan

Dr. Isyak Meirobie Resmi Dilantik sebagai Rektor Institut Dargantara Periode 2026–2031

Sabtu, 17 Oktober 2026 | Oktober 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-17T07:06:49Z


Sandiaga Uno dan Sejumlah Pejabat Hadir dalam Pelantikan di Tanjungpandan

TANJUNGPANDAN, SISNET RADIO — Dr. Isyak Meirobie, S.Sn., M.Si., CBA., CSBSP., CBEc., CAIC., resmi dilantik sebagai Rektor Institut Darma Ganesha Nusantara (Dargantara) untuk masa bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB, di Ballroom BW Suite Hotel Belitung, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Pelantikan tersebut menjadi tahapan penting dalam perjalanan Institut Dargantara sebagai lembaga pendidikan tinggi yang diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Pulau Belitung, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Berdasarkan informasi kegiatan yang diterima Sisnet Radio, acara tersebut dihadiri Sandiaga Uno, Ketua Yayasan Darma Ganesha Dr. Darmawangsa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Belitung Timur. Sejumlah unsur pimpinan daerah, termasuk Ketua DPRD, Wakil Bupati, dan perwakilan pemerintah daerah, juga tercantum dalam informasi kehadiran acara.


Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur diwakili oleh Zikril, S.S., selaku Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III), yang hadir mewakili Bupati Belitung Timur. Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, turut hadir dalam acara pelantikan tersebut.

Lima komitmen rektor: integritas, etika, dan mutu pendidikan

Dalam prosesi pengambilan sumpah atau janji jabatan, Isyak Meirobie menyatakan kesungguhannya untuk menjalankan amanah sebagai rektor dengan berpegang pada nilai-nilai kebangsaan, kepatuhan terhadap hukum, serta peraturan yang berlaku di lingkungan yayasan dan institusi.


Berdasarkan rekaman prosesi yang diterima redaksi Sisnet Radio, janji jabatan tersebut memuat lima pokok komitmen.

Pertama, setia dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kedua, menjalankan jabatan dengan mematuhi peraturan perundang-undangan, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yayasan, serta statuta institusi.

Ketiga, melaksanakan amanah dengan kejujuran, disiplin, ketegasan, dan integritas demi meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta mengembangkan ilmu pengetahuan.

Keempat, menjunjung tinggi etika dan kebebasan akademik, menjaga martabat serta kehormatan institusi, dan mengutamakan kepentingan perguruan tinggi, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Kelima, mengerahkan kemampuan dan kesungguhan untuk membawa Institut Dargantara menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rangkaian komitmen tersebut menempatkan integritas dan tanggung jawab sebagai landasan kepemimpinan akademik. Tantangan bagi seorang rektor bukan hanya memastikan institusi berjalan dengan baik, tetapi juga membangun lingkungan pendidikan yang berkualitas, menjunjung etika, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menatap masa depan pendidikan tinggi di Belitung

Kehadiran Institut Dargantara menambah dinamika pengembangan pendidikan tinggi di Pulau Belitung. Sebelumnya, pemberitaan RRI pada 5 Oktober 2026 mengulas persiapan Isyak Meirobie sebagai rektor pertama institusi tersebut.

Pengembangan perguruan tinggi di daerah memiliki arti strategis dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan kompetensi generasi muda, serta membuka ruang kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Namun, keberhasilan sebuah institusi pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh pelantikan pemimpinnya. Kualitas proses pembelajaran, kompetensi tenaga pengajar, tata kelola yang akuntabel, serta relevansi program pendidikan dengan kebutuhan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam perjalanan institusi ke depan.

Dengan dimulainya masa bakti rektor periode 2026–2031, harapan kini tertuju pada langkah-langkah konkret Institut Dargantara dalam membangun mutu akademik, memperkuat tata kelola, dan menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Bagi masyarakat Belitung dan Belitung Timur, perkembangan institusi ini menjadi bagian dari harapan yang lebih luas: agar pendidikan tinggi semakin mudah dijangkau dan mampu melahirkan generasi yang berpengetahuan, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Sisnet Radio 90,5 FM — Informasi Lokal Belitung Timur.

Sumber: Informasi kegiatan dan rekaman prosesi pelantikan yang diterima redaksi Sisnet Radio. Konfirmasi lebih lanjut diperlukan untuk rincian resmi daftar tamu, nomenklatur institusi, dan keterangan penyelenggara.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update