MANGGAR, SISNET RADIO – Perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di Kabupaten Belitung Timur terus menjadi perhatian. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Belitung telah menyalurkan manfaat jaminan sosial sebesar Rp16,36 miliar kepada 1.489 pekerja di Kabupaten Belitung Timur.
Data tersebut disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Belitung, Rustina Sitompul, saat melakukan audiensi dengan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten di Ruang Kerja Bupati, Selasa (6/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan perkembangan kepesertaan sekaligus realisasi manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan yang telah diterima pekerja di Kabupaten Belitung Timur.
JHT Mendominasi Penyaluran Manfaat
Dari total manfaat yang disalurkan, Jaminan Hari Tua (JHT) menjadi komponen terbesar.
BPJS Ketenagakerjaan mencatat terdapat 1.035 kasus JHT dengan nilai manfaat mencapai Rp13,63 miliar.
Selain JHT, manfaat juga diberikan melalui sejumlah program perlindungan lainnya, yaitu:
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): 250 kasus senilai Rp466,2 juta.
Jaminan Kematian (JKM): 71 kasus senilai Rp1,06 miliar.
Jaminan Pensiun (JP): 73 kasus senilai Rp955,3 juta.
Beasiswa: 60 penerima dengan nilai Rp244 juta.
Rustina menjelaskan, manfaat tersebut merupakan bagian dari perlindungan yang diberikan kepada pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan akibat kecelakaan kerja, kematian, hari tua hingga jaminan pensiun dan manfaat beasiswa.
“Sudah kita salurkan kepada pekerja yang ada di Belitung Timur berupa jaminan hari tua, kemudian jaminan kematian, jaminan kecelakaan kerja, lalu jaminan pensiun, ada beasiswa juga,” jelas Rustina.
BPJS Dorong Desa Bentuk Agen Perisai
Dalam audiensi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyampaikan kebutuhan untuk memperluas akses layanan hingga tingkat desa.
Rustina berharap Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dapat mendorong pemerintah desa melalui penerbitan surat edaran agar desa-desa membentuk Agen Perisai.
Agen Perisai merupakan penggerak jaminan sosial di tingkat masyarakat yang dapat membantu warga memperoleh informasi mengenai program BPJS Ketenagakerjaan, melakukan pendaftaran kepesertaan hingga pembayaran iuran.
Kehadiran Agen Perisai dinilai dapat mendekatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya pekerja yang berada jauh dari pusat layanan.
“Lokasi kami jauh dan personel juga terbatas. Dengan adanya Agen Perisai, ini sangat membantu kami,” ujar Rustina.
Mendekatkan Perlindungan kepada Pekerja Desa
Menurut BPJS Ketenagakerjaan, keberadaan Agen Perisai akan menjadi salah satu fokus pengembangan layanan ke depan.
Hal ini berkaitan dengan kondisi geografis wilayah pelayanan serta keterbatasan personel. Dengan adanya perwakilan atau penggerak di tingkat desa, masyarakat diharapkan tidak harus selalu datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan informasi maupun mengakses layanan tertentu.
Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan mengimbau desa-desa di Belitung Timur yang belum memiliki Agen Perisai untuk segera bergabung.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Perlindungan Pekerja Tak Hanya Soal Iuran
Data penyaluran manfaat hingga Rp16,36 miliar menunjukkan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan kewajiban membayar iuran, tetapi juga memberikan manfaat ketika pekerja menghadapi risiko dalam kehidupan maupun pekerjaannya.
Mulai dari kecelakaan kerja, kematian, kebutuhan hari tua, masa pensiun hingga dukungan beasiswa bagi penerima yang memenuhi ketentuan.
Karena itu, penguatan kepesertaan dan kemudahan akses layanan menjadi bagian penting agar semakin banyak pekerja di Belitung Timur mendapatkan perlindungan jaminan sosial.
Audiensi BPJS Ketenagakerjaan dengan Bupati Belitung Timur tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja di seluruh wilayah Kabupaten Belitung Timur.
SISNET RADIO
90.5 FM | Informasi Lokal Belitung Timur
“Satu Hati Bangun Negeri”




.jpeg)
