Sisnet Radio- Manggar, Sejumlah aktivis di Kabupaten Belitung Timur menyampaikan harapan agar Kepala Kantor Unit Penyelenggaraan Pelabuhan (KUPP) Kelas III Manggar, Rian Ticen, SE, MSI, segera digantikan. Harapan ini disampaikan oleh Ketua LSM FAKTA, Ade Kelana, yang menilai kondisi kesehatan Rian Ticen kurang mendukung untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.
Rian Ticen telah menjabat sebagai Kepala KUPP Kelas III Manggar sejak tahun 2021, setelah sebelumnya bertugas di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muntok, Bangka Barat. Namun, selama masa jabatannya di Manggar, ia dikabarkan sering absen dari kantor akibat kondisi kesehatan yang tidak stabil. Ketidakhadirannya juga terlihat dalam kegiatan nasional "Bugar Bersama Kementerian Perhubungan" pada 23 Februari 2024, di mana seluruh pegawai KUPP Manggar berpartisipasi, namun dirinya tidak tampak dalam acara tersebut.
Sebagai institusi strategis, KUPP Kelas III Manggar memiliki peran penting dalam pengelolaan kepelabuhanan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor 77 Tahun 2018. Tugas utama KUPP mencakup pengaturan, pengendalian, dan pengawasan aktivitas kepelabuhanan, keselamatan serta keamanan pelayaran, serta penyediaan layanan kepelabuhanan yang belum dikomersialkan. Selain itu, KUPP bertanggung jawab dalam pengawasan usaha jasa terkait kepelabuhanan dan angkutan perairan, serta pengelolaan administrasi internal seperti tata usaha, kepegawaian, dan hubungan masyarakat.
Menurut Ade Kelana, faktor kesehatan Rian Ticen yang kurang prima dapat berpengaruh pada efektivitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi KUPP Manggar. Oleh karena itu, ia berharap adanya pergantian kepemimpinan di KUPP Manggar agar roda organisasi dapat berjalan lebih efektif.
"Saya sangat menyayangkan kondisi beliau yang harus bekerja keras sementara kesehatannya tidak mendukung. Dengan adanya pergantian, diharapkan beliau dapat lebih fokus pada pemulihan kesehatannya, sementara kinerja KUPP Manggar tetap berjalan optimal," ujar Ade.
Lebih lanjut, Ade mendorong DPRD dan Bupati Belitung Timur untuk turut membantu dengan mengajukan surat permohonan reposisi ke Kementerian Perhubungan. Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan solusi bagi Rian Ticen secara pribadi, tetapi juga mempercepat upaya pembangunan infrastruktur kelautan di Belitung Timur.
"Saat ini, Bupati Kamarudin Muten memiliki visi yang progresif dalam mendorong keterbukaan jalur pelayaran dan kelautan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kami berharap semua pihak dapat segera merespons usulan ini demi kepentingan bersama," tambahnya.
Ade menekankan bahwa aspirasi ini murni untuk kepentingan bersama, baik bagi Rian Ticen agar dapat lebih fokus pada kesehatannya, maupun bagi KUPP Manggar, agar tetap dapat menjalankan tugasnya dengan optimal demi mendukung pembangunan daerah.(S)