Senin, 10 Maret 2025
Sisnet Radio-Manggar. Dalam upaya memastikan keamanan pangan selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerja sama dengan Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Belitung melakukan uji sampel terhadap jajanan berbuka puasa (takjil) yang dijual di beberapa titik di Kota Manggar, Senin (10/3).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Penyehatan Lingkungan Dinkes Beltim, Supardi, menyatakan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat selama Ramadhan.
"Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap takjil yang diambil dari berbagai lokasi di Kota Manggar. Tujuannya adalah memastikan bahwa makanan dan minuman yang dijual bebas dari bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan," ujar Supardi.
Sebanyak 41 sampel makanan dan minuman diuji langsung di laboratorium keliling yang ditempatkan di Terminal Manggar. Pengujian dilakukan menggunakan empat parameter utama, yaitu formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow.
Ketua tim pemeriksaan dari Loka POM Belitung, Karlina, mengungkapkan bahwa hasil pengujian menunjukkan semua sampel takjil yang diperiksa tidak mengandung bahan berbahaya.
Namun, dalam pemeriksaan ini, petugas masih menemukan beberapa jajanan yang dijual dalam kondisi berjamur.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih takjil yang akan dikonsumsi. Pastikan makanan dalam kondisi baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan atau pertumbuhan jamur," tambahnya.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa jajanan berbuka puasa yang beredar di pasaran memenuhi standar keamanan pangan.(S)