Sisnet Radio, Desa Lalang Jaya — Pemerintah Desa Lalang Jaya bersama Puskesmas Manggar menunjukkan sinergi pelayanan publik yang humanis dan proaktif melalui kegiatan penyaluran bantuan pangan yang disertai pelayanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat, Sabtu (22/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor antara pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat secara langsung. Momentum pembagian bantuan pangan dimanfaatkan untuk menjaring warga agar mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
Bidan Desa Lalang Jaya, Desi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Puskesmas Manggar dalam mengejar target pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Manggar.
“Kami turun langsung ke lapangan agar masyarakat lebih mudah melakukan pemeriksaan kesehatan. Karena ketika ada kegiatan pembagian bantuan seperti ini, warga berkumpul dalam jumlah banyak sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih efektif dijangkau,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan meliputi:
- pengukuran berat badan dan tinggi badan,
- indeks massa tubuh (IMT),
- lingkar perut,
- tekanan darah,
- gula darah,
- asam urat,
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus yang saat ini menjadi ancaman kesehatan masyarakat.
Petugas kesehatan juga menjelaskan, masyarakat yang terindikasi memiliki tekanan darah tinggi maupun kadar gula darah tinggi akan diberikan rujukan untuk mendapatkan pelayanan lanjutan di puskesmas.
Selain pemeriksaan, tim kesehatan turut menyediakan obat-obatan dasar bagi warga yang memiliki keluhan ringan.
Strategi Jemput Bola Tingkatkan Kesadaran Kesehatan
Pihak puskesmas mengakui bahwa kesadaran masyarakat untuk datang memeriksakan kesehatan masih menjadi tantangan tersendiri. Sebagian masyarakat masih memiliki pola pikir bahwa berobat ke puskesmas hanya dilakukan saat sakit.
Karena itu, strategi jemput bola melalui kegiatan masyarakat dinilai menjadi solusi efektif.
“Kalau hanya mengundang warga datang cek kesehatan gratis, biasanya cukup sulit. Tetapi ketika bersamaan dengan kegiatan pembagian bantuan pangan, masyarakat lebih mudah dijangkau,” jelas petugas kesehatan.
Program kolaborasi tersebut diketahui dilaksanakan hampir di seluruh desa di Kecamatan Manggar dengan melibatkan bidan desa, kepala pustu, kader posyandu, serta pemerintah desa.
455 Kepala Keluarga Terima Bantuan Pangan
Sementara itu, Pemerintah Desa Lalang Jaya menyebutkan sebanyak 455 kepala keluarga menerima bantuan pangan dalam program tersebut. Bantuan berasal dari program pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi masyarakat kategori desil 1 hingga desil 4.
Setiap penerima memperoleh:
- 10 kilogram beras per bulan,
- dan 2 liter minyak goreng.
Karena penyaluran dilakukan untuk alokasi dua bulan sekaligus, yakni Februari hingga Maret 2026, maka setiap penerima mendapatkan total:
- 20 kilogram beras,
- serta 4 liter minyak goreng.
Pihak desa menyebutkan jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sedangkan tahun ini mencapai 455 penerima,” ungkap petugas desa.
Meski demikian, pihak desa menegaskan bahwa data penerima bantuan sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat, sementara pemerintah desa hanya bertugas memfasilitasi penyaluran kepada masyarakat.
Warga Mengaku Sangat Terbantu
Salah satu warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan sehari-hari, terlebih dirinya kini tinggal sendiri setelah suaminya meninggal dunia beberapa tahun lalu.
“Sangat membantu. Saya berharap bantuan seperti ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.
Masyarakat juga menyambut baik pelayanan cek kesehatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
Melalui sinergi antara pemerintah desa dan tenaga kesehatan ini, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat, sekaligus membantu menjaga ketahanan pangan warga di tengah tantangan ekonomi saat ini.(S)



