Notification

×

Iklan

Iklan

Inflasi Belitung Timur Mei 2026 Masih Terkendali, BPS Catat Kenaikan Harga 0,17 Persen

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-02T14:53:26Z


Manggar, Sisnet Radio – Laju inflasi di Kabupaten Belitung Timur selama Mei 2026 masih berada dalam kondisi terkendali. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung Timur mencatat inflasi bulanan sebesar 0,17 persen atau lebih rendah dibandingkan bulan April 2026 yang mencapai 0,36 persen.

Pelaksana Harian Kepala BPS Kabupaten Belitung Timur, Syahroni, SST, menjelaskan bahwa kenaikan harga pada bulan Mei terutama dipengaruhi oleh naiknya harga bahan bakar rumah tangga, bawang merah, dan cabai merah yang menjadi komoditas penyumbang terbesar inflasi.

"Inflasi Mei terutama didorong kenaikan harga bahan bakar rumah tangga, bawang merah, dan cabai merah. Ketiganya memberi andil terbesar terhadap kenaikan harga bulan ini," ujar Syahroni dalam Berita Resmi Statistik BPS Kabupaten Belitung Timur yang dirilis Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan data BPS, tingkat inflasi tahun kalender (year to date) hingga Mei 2026 tercatat sebesar 0,86 persen. Sementara inflasi tahunan atau year on year mencapai 3,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,13.

Secara tahunan, kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang kenaikan harga tertinggi dengan inflasi mencapai 9,55 persen. Disusul kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,31 persen serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,12 persen.

Beberapa kelompok pengeluaran lainnya juga mengalami kenaikan harga, seperti transportasi sebesar 0,45 persen, penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,23 persen, perlengkapan rumah tangga sebesar 0,10 persen, kesehatan sebesar 0,07 persen, serta pakaian dan alas kaki sebesar 0,05 persen.


Di sisi lain, sejumlah kelompok pengeluaran justru mengalami penurunan harga atau deflasi. Kelompok pendidikan mencatat deflasi terdalam sebesar 15,57 persen. Selain itu, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,01 persen. Sementara kelompok rekreasi, olahraga dan budaya relatif stabil.

Untuk inflasi bulanan Mei 2026, kenaikan harga terutama berasal dari kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga yang meningkat 1,46 persen. Disusul kelompok transportasi sebesar 0,41 persen dan kelompok makanan, minuman serta tembakau sebesar 0,06 persen.

Meski demikian, laju inflasi masih tertahan oleh turunnya harga pada beberapa kelompok pengeluaran, terutama kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami deflasi sebesar 0,41 persen serta kelompok kesehatan yang turun 0,11 persen.

Dengan inflasi tahunan sebesar 3,02 persen, kondisi perekonomian Belitung Timur dinilai masih berada dalam rentang yang relatif aman dan terkendali. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.

Reporter: Sisnet Radio
Sumber Data: Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung Timur

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update