Notification

×

Iklan

Iklan

229 Mahasiswa KKN Siap Mengabdi di 12 Desa Belitung Timur, Dorong Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 | Juli 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-14T22:54:42Z


Manggar, Sisnet Radio – Sebanyak 229 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari tiga perguruan tinggi resmi diterima oleh Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Senin (13/7/2026). Selama kurang lebih 40 hari, para mahasiswa akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di 12 desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Belitung Timur.

Mahasiswa peserta KKN tersebut berasal dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sebanyak 45 mahasiswa, Institut Pertanian Bogor (IPB) sebanyak 16 mahasiswa, dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung sebanyak 168 mahasiswa.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Belitung Timur, Irsyadinnas, mengatakan para mahasiswa akan ditempatkan di Desa Selinsing, Gantung, Lenggang, Buding, Mentawak, Aik Madu, Kelubi, Bentaian Jaya, Kurnia Jaya, Buku Limau, Aik Kelik, Mempaya, dan Simpang Renggiang.


Menurut Irsyadinnas, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memperkuat kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggali berbagai potensi dan persoalan yang ada di desa.

"Mahasiswa diharapkan mampu mengedukasi masyarakat, menggali potensi desa, serta berkolaborasi dengan pemerintah desa. Kami berharap mereka tidak hanya menjadi pencari masalah (problem seeker), tetapi juga mampu menawarkan solusi (problem solver) yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, setiap perguruan tinggi memiliki fokus program yang berbeda. Mahasiswa IPB akan memberikan edukasi di bidang pertanian, sementara mahasiswa Unsoed akan lebih banyak berkolaborasi dengan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Fokus pada Pertanian, UMKM dan Pariwisata

Sementara itu, salah seorang mahasiswa KKN IPB yang ditempatkan di Desa Buding, Yanuar Garda, mengaku mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Belitung Timur maupun pemerintah desa.

Menurutnya, hal tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa untuk menjalankan program kerja yang telah disiapkan.

"Alhamdulillah kami disambut dengan sangat baik. Semoga program yang kami bawa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Belitung Timur," katanya.

Yanuar menjelaskan, kelompoknya akan memfokuskan kegiatan pada tiga sektor utama, yakni pertanian, pengembangan UMKM, dan pariwisata sesuai potensi yang dimiliki Desa Buding.

Selain menjalankan program kerja, para mahasiswa juga ingin belajar langsung dari masyarakat agar setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Kami datang bukan untuk mengajari masyarakat, tetapi ingin belajar bersama masyarakat. Kami berharap seluruh warga dapat mendukung sehingga program-program yang kami jalankan bisa memberikan manfaat bersama," ungkapnya.

Diharapkan Tinggalkan Dampak Positif

Melalui pelaksanaan KKN ini, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghasilkan berbagai inovasi yang mampu mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.

Program KKN tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi dalam menciptakan solusi nyata bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat di Belitung Timur.

(Sisnet Radio | Sumber: Diskominfo SP Kabupaten Belitung Timur)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update