Notification

×

Iklan

Iklan

Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Beltim Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program GENTING

Rabu, 15 Juli 2026 | Juli 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-14T22:31:13Z


Manggar, Sisnet Radio – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi berbagai pihak. Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, bersama Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa, menyerahkan bantuan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) kepada keluarga sasaran di Desa Kurnia Jaya dan Desa Mekar Jaya, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur, Melta Indah Nurhayati, serta Ketua Baznas Kabupaten Belitung Timur, Edi Febrianto, yang berperan sebagai Orang Tua Asuh (OTA) dalam program tersebut.

Dua keluarga yang dikunjungi merupakan kelompok prioritas, yakni ibu hamil yang menikah pada usia muda dan memiliki risiko melahirkan anak stunting apabila tidak memperoleh pendampingan serta asupan gizi yang memadai.


Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fazar Supriadi Sentosa, mengatakan Program GENTING merupakan salah satu strategi nasional untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui pendampingan keluarga yang berisiko.

"Pemenuhan gizi sejak masa kehamilan menjadi kunci utama pencegahan stunting. Karena itu bantuan diberikan dalam bentuk bahan pangan bergizi seperti telur dan susu agar manfaatnya langsung dirasakan ibu hamil," ujar Fazar.

Menurutnya, bantuan sengaja tidak diberikan dalam bentuk uang tunai agar kebutuhan nutrisi ibu hamil benar-benar terpenuhi demi mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.

Penanganan Stunting Butuh Kerja Bersama

Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, tetapi memerlukan sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, Baznas, hingga masyarakat.


Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Belitung Timur, Khairil mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mendampingi keluarga sasaran.

Ia juga mengimbau para ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilan di Posyandu atau fasilitas kesehatan serta menjaga pola makan bergizi selama masa kehamilan hingga menyusui.

Selain pemenuhan gizi, Khairil menilai kondisi rumah yang layak juga menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Pemerintah daerah, katanya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memberikan penanganan secara bertahap kepada keluarga yang membutuhkan.

Bantuan Menjadi Penyemangat Calon Ibu

Salah seorang penerima manfaat, Oktavia (17), warga Desa Mekar Jaya, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah. Saat ini usia kandungannya telah memasuki tujuh bulan.


Ia mengatakan paket bantuan makanan bergizi yang diterimanya sangat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi menjelang persalinan.

"Senang karena diperhatikan dan dibantu. Semoga anak saya nanti lahir sehat," ungkap Via.

Suami Via diketahui bekerja sebagai buruh perkebunan sawit, sehingga bantuan tersebut dinilai sangat meringankan kebutuhan keluarga menjelang kelahiran sang buah hati.

Capaian Program GENTING

Berdasarkan data hingga 30 Juni 2026, Program GENTING di Kabupaten Belitung Timur menargetkan 433 penerima manfaat. Hingga akhir Juni, program telah menjangkau 188 penerima manfaat atau 43,42 persen dari target.

Rinciannya meliputi:

  • 38 ibu hamil,
  • 62 ibu menyusui, dan
  • 88 anak di bawah usia dua tahun (baduta).

Masih terdapat 245 sasaran yang akan terus dijangkau melalui perluasan kolaborasi bersama berbagai mitra.

Melalui Program GENTING, pemerintah berharap pendampingan dan pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun mampu melahirkan generasi Belitung Timur yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di daerah.

(Sisnet Radio | Sumber: Diskominfo SP Kabupaten Belitung Timur)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update