MANGGAR, SISNET RADIO – Rencana pengerukan alur Sungai Lenggang yang diajukan PT GMS hingga kini masih menunggu persetujuan perizinan dari pemerintah pusat. Meski demikian, Pemerintah Desa Lenggang menyatakan mendukung program pendalaman alur sungai sepanjang pelaksanaannya sesuai dengan regulasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya nelayan.
Kepala Desa Lenggang kepada Sisnet Radio mengatakan bahwa pemerintah desa pada prinsipnya mendukung pendalaman alur Sungai Lenggang karena dinilai dapat memperlancar akses keluar masuk kapal nelayan serta meningkatkan keselamatan pelayaran.
"Kalau kami sih mendukung yang jelas, yang kami dukung adalah pendalaman alur Sungai Lenggang," ujar Kepala Desa Lenggang.
Namun demikian, pemerintah desa juga memahami masih adanya kekhawatiran sebagian masyarakat terkait pelaksanaan proyek tersebut. Oleh karena itu, sosialisasi yang terbuka serta penjelasan mengenai dokumen teknis dan lingkungan dinilai sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh.
Sementara itu, terkait proses perizinan, salah satu pejabat pemerintah daerah yang dimintai keterangan menjelaskan bahwa hingga saat ini proses masih berada pada tahapan pemenuhan berbagai persyaratan administrasi dan teknis. Pemerintah daerah menyatakan siap mendukung apabila seluruh ketentuan regulasi telah dipenuhi serta proyek memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek lingkungan.
Di sisi lain, Manager Operasional PT GMS, Kusto, kepada Sisnet Radio menjelaskan bahwa proyek pendalaman alur Sungai Lenggang tidak hanya bertujuan meningkatkan akses pelayaran dan mendukung aktivitas nelayan, tetapi juga memiliki potensi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Kabupaten Belitung Timur.
Menurut Kusto, apabila seluruh proses perizinan telah memperoleh persetujuan dari instansi yang berwenang, pendalaman alur sungai diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal serta meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.
Selain itu, Sungai Lenggang memiliki potensi sumber air bersih yang melimpah. Dengan alur pelayaran yang lebih baik, kapal-kapal yang melintasi maupun bersandar di dermaga sekitar perairan Sungai Lenggang berpotensi singgah untuk mengisi kebutuhan air bersih.
Kusto menilai, apabila potensi tersebut dapat dikelola bersama pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku, pelayanan pengisian air bersih bagi kapal dapat menjadi peluang usaha baru sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Belitung Timur.
"Insya Allah, apabila proyek ini terealisasi, semakin banyak kapal yang mampir di dermaga sekitar Perairan Sungai Lenggang untuk mengisi air bersih. Ini tentu dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan berpotensi menambah PAD Kabupaten Belitung Timur," jelas Kusto kepada Sisnet Radio.
Meski demikian, PT GMS menegaskan bahwa seluruh rencana tersebut masih bergantung pada proses perizinan yang saat ini masih berlangsung. Perusahaan menyatakan akan mengikuti seluruh ketentuan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah sebelum kegiatan pengerukan dapat dilaksanakan.
Sisnet Radio akan terus mengawal perkembangan proses perizinan pengerukan Sungai Lenggang dengan menghadirkan informasi yang berimbang dari seluruh pihak terkait, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang akurat, objektif, dan terpercaya.(B.Rados)
(Sisnet Radio | Cepat • Akurat • Terpercaya)
(Sisnet Radio | Tim Redaksi)



