Notification

×

Iklan

Iklan

500 Nelayan Beltim Terima Bantuan Sembako, Bupati: Keselamatan Lebih Penting daripada Memaksakan Melaut

Selasa, 21 Juli 2026 | Juli 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-20T23:53:42Z


Manggar, Sisnet Radio – Di tengah musim angin kencang yang memaksa ratusan nelayan menghentikan aktivitas melaut, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) hadir memberikan bantuan kepada masyarakat pesisir. Sebanyak 500 paket sembako mulai disalurkan kepada nelayan yang terdampak cuaca ekstrem sebagai upaya meringankan beban ekonomi keluarga mereka.

Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, kepada sepuluh orang perwakilan nelayan di Aula Kantor Camat Manggar, Senin (20/7/2026). Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap mendapat perhatian, meskipun kondisi keuangan daerah sedang menghadapi tantangan akibat efisiensi anggaran.

Sebanyak 500 paket sembako yang berisi beras dan minyak goreng tersebut didistribusikan kepada nelayan di enam kecamatan. Kecamatan Manggar menjadi penerima terbanyak dengan 234 paket, disusul Kecamatan Damar sebanyak 85 paket, Kecamatan Kelapa Kampit 66 paket, Kecamatan Simpang Pesak 63 paket, Kecamatan Gantung 50 paket, serta Kecamatan Dendang 2 paket.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Belitung Timur, Ronny Setiawan, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan implementasi program prioritas "Nelayan Nyaman" yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2025–2029.


Menurut Ronny, penyaluran bantuan dilaksanakan secara bertahap mulai 20 hingga 23 Juli 2026. Meskipun nilai bantuan tidak besar, pemerintah berharap paket sembako tersebut mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga nelayan selama mereka tidak dapat melaut akibat cuaca buruk.

"Ini merupakan penyaluran perdana bantuan bagi nelayan pada musim angin kencang. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit mengurangi beban pengeluaran masyarakat nelayan sampai kondisi cuaca kembali normal," ujar Ronny.

Tetap Prioritaskan Program Rakyat

Di tengah menurunnya Transfer ke Daerah (TKD) dan kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur memastikan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat, khususnya nelayan, menghadapi masa sulit tanpa kehadiran negara.

"Bantuan ini memang belum dapat menggantikan seluruh penghasilan nelayan yang hilang karena tidak bisa melaut. Namun kami berharap setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga selama cuaca belum bersahabat," kata Kamarudin.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan aparatur yang terlibat agar memastikan proses penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, transparan, dan tertib, sehingga benar-benar diterima oleh nelayan yang membutuhkan.


Keselamatan Nelayan Menjadi Prioritas

Selain menyerahkan bantuan, Bupati mengingatkan para nelayan agar tidak mengambil risiko dengan tetap memaksakan melaut saat kondisi cuaca masih berbahaya.

"Saya mengimbau seluruh nelayan agar mengutamakan keselamatan. Jangan memaksakan diri melaut ketika angin masih kencang. Rezeki bisa dicari kembali, tetapi keselamatan jiwa adalah yang utama. Semoga cuaca segera membaik sehingga para nelayan dapat kembali melaut dengan aman," pesannya.

Program bantuan sembako ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus membuktikan bahwa program-program pro rakyat tetap berjalan meski daerah tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran.

Redaksi Sisnet Radio

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update