Notification

×

Iklan

Iklan

14 Pesilat Cilik SDN 10 Gantung Bawa Pulang 20 Medali, Sabet Juara Umum I Beltim School Pencak Silat Championship 2026

Senin, 28 September 2026 | September 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-28T08:48:38Z


DAMAR, SISNET RADIO — Kerja keras dan latihan disiplin 14 pesilat cilik SD Negeri 10 Gantung akhirnya membuahkan prestasi membanggakan. Tampil dalam Beltim School Pencak Silat Championship 2026, para siswa yang berada di bawah binaan Perguruan Silat Pribadi Mandiri (PS PRIMA) Belitung Timur sukses mengantarkan sekolah mereka meraih Juara Umum I kategori Usia Dini.

Prestasi tersebut diraih dengan catatan yang sangat impresif. Dari 14 pesilat yang diturunkan, seluruhnya berhasil membawa pulang medali, dengan perolehan 13 medali emas, 6 medali perak dan 1 medali perunggu.

Dominasi para pesilat muda SD Negeri 10 Gantung terlihat dalam berbagai nomor pertandingan yang mereka ikuti. Bagi sekolah, pencapaian tersebut bukan sekadar tambahan koleksi piala, tetapi menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.

Kejuaraan pencak silat antarpelajar se-Kabupaten Belitung Timur ini diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Beltim bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Beltim.

Kompetisi berlangsung sejak 24 September 2026 di GOR Dispora, Damar, dan resmi ditutup pada Sabtu, 26 September 2026.

Buah dari Disiplin dan Kerja Keras

Guru Olahraga SD Negeri 10 Gantung, Saka Bathara Yuda, mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas pencapaian para siswa.

Menurutnya, gelar juara umum bukanlah hasil yang diperoleh secara instan. Prestasi tersebut merupakan buah dari proses latihan, kedisiplinan serta mental pantang menyerah yang terus dibangun sebelum para atlet turun ke gelanggang.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian luar biasa anak-anak di Beltim School Championship 2026. Gelar Juara Umum I ini bukan sekadar soal trofi, melainkan buah dari kedisiplinan, kerja keras, dan mental pantang menyerah yang mereka tunjukkan sejak latihan intensif hingga pertandingan berakhir,” ungkap Saka.

Ia menambahkan, keberhasilan seluruh atlet membawa pulang medali menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah.


Lebih dari sekadar prestasi olahraga, pencak silat dinilai mampu membentuk karakter siswa, terutama dalam hal disiplin, keberanian dan kepercayaan diri.

“Yang membuat kami semakin bangga, seluruh atlet yang kami kirim berhasil membawa pulang medali. Ini menjadi motivasi bagi sekolah dan anak-anak untuk terus mengembangkan potensi mereka, tidak hanya dalam pencak silat, tetapi juga dalam membangun disiplin dan rasa percaya diri,” katanya.

Bukan Akhir, Tetapi Awal untuk Prestasi Berikutnya

Guru Ekstrakurikuler Pencak Silat SD Negeri 10 Gantung, Zulkifli, yang turut mendampingi para atlet sejak masa persiapan hingga pertandingan, mengatakan para pesilat muda mampu menerapkan teknik dan arahan yang diberikan selama latihan.

Menurutnya, keberhasilan di gelanggang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik, tetapi juga keberanian, ketenangan dan sportivitas.

“Anak-anak mampu mengaplikasikan teknik dan arahan latihan dengan sangat baik di atas gelanggang. Ketenangan, keberanian, serta nilai-nilai sportivitas yang mereka tampilkan menjadi kunci utama keberhasilan ini,” ujar Zulkifli.

Pengurus IPSI Beltim tersebut berharap keberhasilan meraih juara umum tidak membuat para atlet cepat berpuas diri.

Sebaliknya, prestasi ini diharapkan menjadi titik awal untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan dan berani menatap kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.

“Kami berharap kemenangan ini menjadi pelecut semangat bagi para atlet untuk terus berlatih dan mengasah bakat. Prestasi ini harus menjadi awal untuk mereka terus berkembang dan berani mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi,” harapnya.

Bupati Beltim: Jangan Cepat Puas

Pesan serupa disampaikan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten yang dalam penutupan kejuaraan diwakili Kepala Dispora Kabupaten Beltim, Amrizal.

Kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi, Amrizal menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan agar kemenangan tidak membuat mereka berhenti berlatih.

“Kepada anak-anak yang hari ini menjadi juara, saya ucapkan selamat. Tapi saya ingatkan, jangan cepat puas. Terus berlatih, karena setelah ini tantangannya akan lebih besar,” ucap Amrizal.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan tersebut juga meminta para pelatih dan pembina terus memberikan pendampingan kepada atlet-atlet muda Beltim.

Menurutnya, kompetisi pelajar seperti Beltim School Pencak Silat Championship tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang menyiapkan generasi atlet Belitung Timur.

“Kita ingin dari kejuaraan-kejuaraan seperti ini lahir atlet-atlet muda Beltim yang bisa membawa nama daerah kita ke tingkat yang lebih tinggi. Karena itu, para pelatih dan pembina harus terus mendampingi dan membina anak-anak kita,” harapnya.

Prestasi 14 pesilat cilik SD Negeri 10 Gantung menjadi gambaran bahwa medali bukan hanya lahir dari bakat, tetapi juga dari latihan, disiplin, keberanian dan dukungan pembinaan yang berkelanjutan.

Dari gelanggang kecil di tingkat pelajar, semangat untuk mengharumkan nama Belitung Timur kini mulai tumbuh. Dan mungkin, dari anak-anak inilah kelak lahir pesilat-pesilat Beltim yang tampil membawa nama daerah di panggung yang lebih tinggi.

SISNET RADIO 90,5 FM — Informasi Lokal Belitung Timur.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update