Notification

×

Iklan

Iklan

Kartu Kendali Mulai Urai Antrean BBM di SPBU Selinsing, Pengawasan Diminta Konsisten

Jumat, 02 Oktober 2026 | Oktober 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-01T21:07:57Z


BELITUNG TIMUR, SISNET RADIO — Pemandangan berbeda terlihat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 25.335.03 Selinsing, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Selasa (29/9/2026).

Jika sebelumnya antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM subsidi sempat mengular hingga memenuhi area SPBU, kondisi kali ini relatif lebih lengang. Hanya sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang terlihat mengantre saat Tim Satgas BBM Kabupaten Belitung Timur melakukan inspeksi mendadak sekitar pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.

Perubahan kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran awal dari penerapan Kartu Kendali BBM, khususnya dalam mengatur penerima BBM subsidi dan menata jalur pelayanan di SPBU.

Namun, situasi di lapangan tidak sepenuhnya sepi. Memasuki sekitar pukul 10.00 WIB, aktivitas mulai meningkat. Puluhan penerima Kartu Kendali datang secara bergiliran dan mengikuti antrean pada jalur khusus yang telah disiapkan pengelola SPBU.

Jalur khusus tersebut dipisahkan dari antrean pengguna BBM lainnya. Dengan pola tersebut, penerima Kartu Kendali memiliki jalur pelayanan tersendiri sehingga proses pengisian diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan tidak menambah kepadatan pada antrean umum.

132 Kartu Kendali Telah Diterbitkan

Di Kecamatan Gantung, penerapan kebijakan tersebut berjalan bersamaan dengan proses pendataan pengecer BBM.

Hingga saat ini, sekitar 132 Kartu Kendali telah diterbitkan bagi pengecer BBM. Jumlah tersebut masih bersifat sementara karena beberapa desa di Kecamatan Gantung belum seluruhnya menyampaikan data pengecer BBM subsidi kepada pihak kecamatan.

Artinya, proses penataan distribusi masih berjalan dan data penerima Kartu Kendali masih berpotensi mengalami perubahan seiring penyelesaian pendataan di tingkat desa.

Kondisi tersebut menjadi penting karena ketepatan data menjadi salah satu bagian dari upaya memastikan distribusi BBM subsidi dapat dilakukan secara lebih terarah.

Satgas: BBM Subsidi Harus Kembali ke Masyarakat

Ketua Tim Satgas BBM Kabupaten Belitung Timur, Khairil Anwar, yang memimpin langsung pemantauan di SPBU Selinsing, meminta para pengecer yang telah memperoleh Kartu Kendali ikut bertanggung jawab dalam menjaga kelancaran distribusi BBM subsidi.


Menurut Khairil, BBM yang diperoleh melalui mekanisme tersebut harus dapat didistribusikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di sisi lain, proses tersebut juga harus memperhatikan kewajaran harga jual, sehingga keberadaan pengecer tidak justru menjadi beban tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan BBM.

Bagi pemerintah daerah, penataan distribusi bukan semata-mata bagaimana mengurangi panjang antrean di SPBU. Lebih dari itu, kebijakan tersebut diarahkan agar BBM subsidi dapat bergerak dari titik pengisian menuju masyarakat dengan mekanisme yang lebih tertib.

Jalur Khusus Jadi Bagian Penataan Antrean

Khairil Anwar yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Belitung Timur menilai keberadaan jalur khusus bagi penerima Kartu Kendali menjadi bagian dari upaya menata pelayanan di SPBU.

Dengan adanya pemisahan jalur, antrean penerima Kartu Kendali tidak bercampur dengan pengguna BBM lainnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi penumpukan kendaraan pada satu jalur sekaligus memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kelompok penerima BBM berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan.

Namun, kelancaran yang terlihat saat pemantauan tersebut menjadi tantangan tersendiri.

Khairil berharap kondisi pelayanan yang lebih tertib di SPBU Selinsing dapat dipertahankan secara konsisten dan bukan hanya terjadi ketika Tim Satgas BBM turun melakukan inspeksi.

Pesan tersebut menjadi penting karena keberhasilan sebuah kebijakan pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh pengawasan pemerintah, tetapi juga oleh kepatuhan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya.

Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi

Selain pengawasan oleh pemerintah dan aparat terkait, masyarakat juga memiliki peran penting dalam memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan.


Khairil mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan distribusi BBM di lapangan. Jika menemukan praktik yang dinilai tidak sesuai ketentuan, masyarakat diminta menyampaikan informasi tersebut kepada pihak terkait.

Pengawasan publik dinilai penting agar kebijakan Kartu Kendali tidak berhenti pada persoalan administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebab, tujuan akhirnya bukan sekadar membuat antrean terlihat lebih pendek.

Yang lebih penting adalah memastikan BBM subsidi dapat didistribusikan secara tertib, tepat sasaran, dan tetap dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.

Satgas Lakukan Pengawasan Berkelanjutan

Dalam inspeksi di SPBU Selinsing tersebut, Tim Satgas BBM Kabupaten Belitung Timur turut diikuti Kepala Badan Kesbangpol Beltim Evinardi, Kepala Dinas Satpol PP Novis Ezuar, Sekretaris Diskominfo SP Partono, Kepala Bagian Ekbang Tri Astuti Ramdhania Haliza, Camat Gantung Dela Wahyudi, Kapolsek Gantung, serta sejumlah perwira Polres Belitung Timur.

Pemantauan tersebut menjadi bagian dari pengawasan berkelanjutan terhadap penerapan Kartu Kendali sekaligus penyaluran BBM subsidi di wilayah Kabupaten Belitung Timur.

Bagi masyarakat, perubahan kondisi antrean di SPBU Selinsing menjadi perkembangan yang patut dicermati. Sebab, kelancaran pelayanan bukan hanya persoalan kenyamanan saat mengisi BBM, tetapi berkaitan langsung dengan bagaimana sebuah kebijakan publik dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di lapangan.

Kini, tantangannya adalah menjaga agar kondisi tersebut dapat berlangsung secara konsisten.

Antrean yang lebih tertib adalah awal. Distribusi BBM subsidi yang adil, terkontrol, dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan adalah tujuan akhirnya.

SISNET RADIO — Informasi Lokal Belitung Timur
Satu Hati Bangun Negeri.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update