Notification

×

Iklan

Iklan

Krisis Air di Tengah Kemarau, Bupati Kamarudin Muten Minta ASN Turun Ingatkan Masyarakat

Senin, 19 Oktober 2026 | Oktober 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-19T10:37:40Z


BELITUNG TIMUR,SISNET RADIO — Musim kemarau yang semakin terasa di berbagai wilayah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Di tengah kondisi sumber air yang mulai kritis, masyarakat diminta tidak menunggu sampai krisis terjadi untuk mulai berhemat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten saat memimpin apel bulanan ASN Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Senin (19/10/2026).

Di hadapan jajaran ASN, Kamarudin secara khusus meminta agar penghematan air dimulai dari lingkungan pemerintahan hingga keluarga.

“Saat ini kemarau yang luar biasa di mana-mana, sumber airnya sudah mulai kritis. Jadi mulailah berhemat, jangan sampai nanti ada kekurangan air,” ujar Kamarudin.

Menurut Bupati, persoalan air bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Seluruh ASN diminta menjadi bagian dari upaya mengingatkan masyarakat, terutama melalui camat, kepala desa dan jajaran pemerintahan di tingkat desa.

Pesannya sederhana, tetapi penting: sebelum air benar-benar sulit didapat, kebiasaan menggunakan air harus mulai dikendalikan.

Kemarau, Ancaman Kebakaran Juga Mengintai

Selain persoalan air, kondisi kemarau panjang juga meningkatkan potensi kebakaran.

Kamarudin meminta seluruh ASN ikut mengingatkan masyarakat agar menjaga lingkungan masing-masing. Ia tidak ingin Belitung Timur menghadapi persoalan kebakaran besar seperti yang terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia.

“Tolong jaga kampung masing-masing, jangan sampai ada kebakaran. Itu sangat penting,” tegasnya.

Bagi pemerintah daerah, kewaspadaan tersebut menjadi penting karena pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan ketika kebakaran sudah meluas.

Di tengah musim yang kering, satu kelalaian kecil bisa berubah menjadi persoalan besar.

ASN Jangan Hanya Bekerja Karena Digaji

Tidak hanya berbicara mengenai kondisi alam, Kamarudin juga memberikan penekanan terhadap persoalan yang berada di dalam tubuh pemerintahan sendiri: integritas dan tanggung jawab ASN.

Ia meminta seluruh aparatur tidak lagi bekerja dengan pola lama. Menurutnya, menjadi ASN bukan sekadar mendapatkan penghasilan dari pemerintah, tetapi membawa tanggung jawab terhadap negara dan masyarakat.

“Bukan saja dibayar karena pemerintah sudah bayar gaji kita, tapi kita ada tanggung jawab untuk negara. Karena ini Negara Republik Indonesia,” katanya.

Kamarudin mengingatkan, perjuangan untuk mendapatkan sebuah jabatan harus diikuti dengan kesungguhan dalam menjalankan amanah.

Jabatan, menurutnya, bukan sekadar posisi. Ada tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata.

Beltim Butuh Aparatur yang Mau Bergerak

Dalam arahannya, Bupati juga mengaitkan persoalan tersebut dengan pembangunan Belitung Timur.

Ia menilai daerah membutuhkan aparatur dan pemimpin yang tidak hanya memiliki semangat ketika mendapatkan jabatan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi serta bekerja keras setelah menerima amanah.

“Bagaimana kita pikirkan masa depannya Belitung Timur, kita harus kerja keras,” ujarnya.

Kamarudin bahkan mencontohkan aktivitasnya dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Menurutnya, agenda pembangunan dan investasi tidak selalu berhenti pada jam kerja.

Ia menyebut, pada hari Minggu sejak pagi dirinya telah menjalankan tugas hingga malam hari masih menerima investor yang datang ke Belitung Timur.

Bagi Kamarudin, upaya membangun daerah membutuhkan kesungguhan dan kemauan untuk terus bergerak.

Dari Air, Api hingga Integritas

Apel bulanan Oktober ini pada akhirnya tidak hanya menjadi rutinitas bagi ASN. Ada sejumlah pesan penting yang disampaikan Bupati Kamarudin Muten: hemat air, cegah kebakaran, jaga integritas dan bekerja untuk masa depan Belitung Timur.

Sebab ketika kemarau datang, yang diuji bukan hanya ketersediaan air.

Yang juga diuji adalah kepedulian pemerintah, kedisiplinan masyarakat dan kesungguhan seluruh aparatur dalam menjalankan amanah.

Sisnet Radio mencatat, pesan Bupati kali ini berangkat dari persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat: air yang semakin terbatas dan ancaman kebakaran di tengah kemarau. Dari persoalan tersebut, pemerintah mengajak seluruh elemen Belitung Timur untuk bergerak bersama.

Sisnet Radio — Satu Hati Bangun Negeri.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update