MANGGAR, SISNET RADIO — Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menggelar munajat, doa bersama, dan Sholat Ashar berjamaah di Auditorium Zahari MZ, Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memohon perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat Belitung Timur di tengah kondisi kemarau yang melanda sejumlah wilayah.
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Belitung Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, serta sejumlah tokoh agama.
Dalam sambutan yang disampaikan atas nama Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, pemerintah mengajak seluruh elemen daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau, khususnya potensi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Munajat dan doa bersama tersebut juga menjadi ikhtiar batin agar Kabupaten Belitung Timur senantiasa diberikan perlindungan, kekuatan dalam menghadapi berbagai kondisi, serta segera memperoleh hujan.
“Karena itu, saya mengajak kita semua untuk memanjatkan doa agar Belitung Timur senantiasa dijauhkan dari bencana, diberikan perlindungan, dan diberi kekuatan menghadapi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.
Selain doa, Bupati menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, tokoh agama, dan seluruh unsur lainnya dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk ketika daerah menghadapi kondisi darurat.
Menurutnya, kebersamaan dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana, menjaga ketertiban, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat.
“Doa yang kita panjatkan siang ini hendaknya menjadi penguat semangat sekaligus pengikat solidaritas di antara kita,” lanjutnya.
Bupati juga mengajak organisasi keagamaan dan majelis taklim untuk terus menumbuhkan semangat saling membantu dan menguatkan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut menempatkan doa bukan hanya sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas masyarakat dalam menghadapi tantangan bersama.
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat terus terjaga. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen daerah, Belitung Timur diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan damai.
Sisnet Radio — Satu Hati Bangun Negeri.




