Fitra Agustian Buktikan Keberanian Adalah Awal Kesuksesan
MANGGAR, SISNET RADIO – Tidak banyak yang mengetahui bahwa salah satu Master of Ceremony (MC) yang kini sering memandu berbagai acara resmi di Belitung Timur pernah mengawali perjalanan kariernya dari balik mikrofon radio.
Dialah Fitra Agustian, sosok yang kini dikenal sebagai guru, pembawa acara profesional, sekaligus mantan penyiar Sisnet Radio.
Dalam wawancara eksklusif bersama Sisnet Radio, Fitra mengenang bahwa dunia komunikasi yang digelutinya saat ini tidak lahir secara instan. Semua berawal dari keberanian untuk tampil, belajar, dan terus menerima tantangan.
"Awalnya bukan menjadi MC. Saya justru lebih dulu aktif di dunia teater dan seni suara ketika kuliah," ungkapnya.
Dari Kampus ke Dunia Panggung
Saat menempuh pendidikan di Universitas Riau, Program Studi Pendidikan Sejarah, Fitra bergabung dengan Teater Batra, sebuah unit kegiatan mahasiswa yang membentuk karakter, melatih disiplin, serta membangun kepercayaan diri.
Tak hanya berteater, bakat menyanyinya juga mengantarkannya mewakili Provinsi Riau pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) di Bandar Lampung.
Namun, justru dari panggung-panggung kecil di lingkungan kampus itulah perjalanan sebagai MC dimulai.
Karena terbiasa berbicara di depan umum, Fitra sering diminta menjadi moderator seminar, pembawa acara akademik, hingga berbagai kegiatan mahasiswa.
"Modal saya waktu itu hanya keberanian. Ketika dipercaya menjadi MC, saya berpikir, kenapa tidak dicoba? Dari situ saya mulai belajar sedikit demi sedikit," tuturnya.
Menjadi Guru, Tetap Berkarya
Kini, di balik kesibukannya memandu berbagai acara, Fitra tetap mengabdikan diri di dunia pendidikan.
Ia merupakan guru ASN di SMP Negeri 6 Manggar yang mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, ia juga dipercaya mengemban amanah sebagai Wali Kelas IX.
Baginya, menjadi guru dan menjadi MC memiliki kesamaan, yaitu kemampuan menyampaikan pesan dengan baik kepada orang lain.
Sisnet Radio Menjadi Bagian Perjalanan
Bagi pendengar setia Sisnet Radio, nama Fitra bukanlah sosok baru.
Sebelum dikenal luas sebagai MC, ia pernah menjadi bagian dari keluarga besar Sisnet Radio sebagai penyiar.
Pengalaman berbicara di depan mikrofon radio menjadi salah satu bekal berharga yang membentuk kemampuan komunikasi, penguasaan vokal, serta kepercayaan dirinya hingga sekarang.
Perjalanan itu membuktikan bahwa radio bukan sekadar media informasi dan hiburan, tetapi juga ruang belajar yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang percaya diri dan siap berkarya di tengah masyarakat.
Keberanian yang Mengubah Jalan Hidup
Di tengah perkembangan teknologi digital, Fitra percaya bahwa kemampuan berbicara di depan umum tetap menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan.
Ia mengajak generasi muda Belitung Timur untuk tidak takut mencoba hal-hal baru.
"Jangan takut menerima tantangan. Semua orang pasti pernah gugup. Yang membedakan adalah siapa yang mau terus belajar dan berani mencoba," pesannya.
Radio yang Melahirkan Talenta
Kisah Fitra Agustian menjadi bukti bahwa sebuah radio lokal bukan hanya menyampaikan berita dan hiburan, tetapi juga dapat menjadi tempat lahirnya talenta-talenta daerah.
Dari balik ruang siaran yang sederhana, lahir penyiar, komunikator, dan pembawa acara yang kini dipercaya tampil dalam berbagai kegiatan penting di Belitung Timur.
Bagi Sisnet Radio, setiap perjalanan seperti ini adalah inspirasi bahwa media lokal memiliki peran besar dalam membangun sumber daya manusia, menumbuhkan rasa percaya diri, dan memberi ruang bagi putra-putri daerah untuk berkembang.(Alpin)
(Sisnet Radio | Wawancara Eksklusif Bersama Fitra Agustian)



