BELITUNG TIMUR, SISNET RADIO — Kesiapan sarana, kelengkapan administrasi, serta fasilitas pendukung menjadi perhatian dalam peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Belitung Timur. Dalam wawancara bersama Sisnet Radio, dr. Lili Kamiliyah, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap persiapan fasilitas yang dinilainya telah memenuhi berbagai kebutuhan pelaksanaan program.
Menurut Lili, berdasarkan hasil peninjauan, sejumlah aspek telah dipersiapkan, mulai dari sarana operasional, informasi, administrasi hingga fasilitas asrama bagi kepala SPPG.
Ia juga menilai upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan layanan pemenuhan gizi patut mendapat dukungan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil dan daerah yang membutuhkan perhatian lebih dalam penanganan stunting.
Lili menegaskan, perluasan layanan tidak berhenti pada kegiatan peresmian yang sedang berlangsung. Program tersebut diharapkan terus menjangkau wilayah yang masih membutuhkan akses terhadap layanan pemenuhan gizi, termasuk kelompok ibu hamil, perempuan, serta anak-anak.
“Intinya, kita akan terus memprioritaskan wilayah 3T yang membutuhkan, termasuk wilayah dengan angka stunting tinggi,” demikian inti pernyataan Lili dalam wawancara tersebut.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesesuaian fasilitas, kebersihan, dan standar pelaksanaan program. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, evaluasi perlu dilakukan dengan melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang memahami ketentuan teknis program.
Bupati Kamarudin Muten Apresiasi Kesiapan SPPG
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, turut menyampaikan penilaian positif terhadap SPPG yang ditinjau.
Bupati menyebut fasilitas tersebut terlihat memiliki persiapan yang baik. Ia juga menekankan pentingnya memastikan standar kebersihan dan kelayakan fasilitas tetap terpenuhi dalam pelaksanaan program.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian penting, mengingat SPPG berperan dalam mendukung penyediaan layanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat.
Meski demikian, penilaian terhadap kesiapan fasilitas perlu berjalan beriringan dengan pengawasan berkelanjutan, termasuk kepatuhan terhadap standar higiene dan sanitasi, kualitas makanan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.
Pemerataan Layanan Menjadi Perhatian
Perluasan layanan SPPG diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat secara lebih merata, terutama di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Bagi masyarakat Belitung Timur, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah fasilitas yang diresmikan, tetapi juga dari konsistensi pelayanan, keamanan pangan, kualitas makanan, serta manfaat nyata yang dirasakan penerima manfaat.
Sisnet Radio akan terus mengikuti perkembangan pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari penyampaian informasi publik kepada masyarakat Belitung Timur.
Sisnet Radio — Satu Hati Bangun Negeri.



